Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar tancap gas mempersiapkan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang akan berlangsung di Bone dan Wajo.
Langkah tersebut menjadi tindak lanjut Rapat Kerja (Raker) KONI Makassar yang berlangsung di Novotel Makassar, Sabtu (28/8/2026).
Baca Juga :
Dalam forum bertajuk “Harumkan Olahraga Makassar Melalui Porprov Sulsel 2026 Menuju Prestasi Nasional” itu, KONI Makassar membahas sejumlah strategi untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Ketua Umum KONI Makassar Ismail mengatakan, setelah Raker, pihaknya langsung memacu persiapan menghadapi Porprov 2026. KONI Makassar juga menetapkan target besar dengan membidik 200 medali emas.
“Setelah Raker kemarin, kami akan tancap gas untuk menghadapi Porprov 2026 di Bone dan Wajo. Kami punya target besar, yaitu 200 medali emas. Karena itu, kami harus fokus dan bekerja lebih maksimal,” kata Ismail di Makassar, Rabu (2/9/2026).
Menurut Ismail, target tersebut membutuhkan persiapan yang matang dan kerja bersama seluruh unsur olahraga di Kota Makassar. KONI Makassar akan mendorong setiap cabang olahraga untuk memaksimalkan pembinaan dan kesiapan atlet.
“Target 200 medali emas tentu bukan hal yang ringan. Kami harus fokus sejak sekarang, mulai dari pembinaan atlet, kesiapan setiap cabang olahraga, sampai memastikan kebutuhan kontingen terpenuhi. Semua harus bergerak dengan target yang sama,” ujarnya.
Selain mematangkan persiapan menuju Porprov, KONI Makassar juga memperkuat tata kelola organisasi melalui penerapan sistem aplikasi keuangan dan perencanaan yang terintegrasi.
Ismail menyebut penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari komitmen KONI Makassar membangun organisasi olahraga yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, tata kelola yang baik akan mendukung pengelolaan program dan anggaran secara lebih efektif sehingga organisasi dapat lebih fokus pada peningkatan prestasi atlet.
“Kami ingin tata kelola organisasi semakin baik, transparan, dan akuntabel. Sistem aplikasi keuangan dan perencanaan ini kami dorong agar program bisa berjalan lebih terukur dan tepat sasaran,” katanya.
Ismail menegaskan, KONI Makassar tidak ingin menjadikan target 200 medali emas sekadar angka. Target tersebut menjadi pemacu bagi seluruh pengurus, cabang olahraga, pelatih, dan atlet untuk meningkatkan persiapan menghadapi Porprov Sulsel 2026.
“Target ini harus menjadi motivasi bersama. Kami ingin atlet Makassar tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik untuk kota ini. Setelah Raker, tidak ada lagi waktu untuk bersantai. Kami harus bergerak dan mempersiapkan semuanya dengan serius,” tuturnya.
Porprov Sulsel 2026 di Bone dan Wajo menjadi momentum bagi KONI Makassar untuk mengukur hasil pembinaan olahraga sekaligus mengejar prestasi yang lebih tinggi menuju level nasional.

Komentar