Tegas Pj Wali Kota Makassar Tolak Komunikasi Tim Transisi Danny-Fatma: Tak Perlu Diskusi, Silakan Hapus Program di APBD Perubahan

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Kamis, 28 Januari 2021 15:48

Pj wali kota Makassar, Rudy Djamaluddin
Pj wali kota Makassar, Rudy Djamaluddin

Pedoman Rakyat, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menanggapi tim transisi bentukan Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma). Menurut dia, berkomunikasi dengan tim transisi hal yang tak perlu dilakukan.

Ia merasa pertemuan dengan tim transisi tidak mendesak bagi dirinya. Saat ini ia hanya fokus bekerja jelang masa jabatannya sebagai penjabat sementara yang akan segera berakhir.

“Iya seperti yang saya bilang kemarin, kan tidak ada yang mendesak, karena toh ini kan sudah ditetapkan. Kewajiban saya, apa yang saya jalankan sudah pada batas akhir,” katanya usai divaksin kedua di Puskesmas Makkasau, Makassar, Kamis (28/1/2021).

Tak hanya itu, Rudy juga menanggapi wacana Danny-Fatma yang disebut bakal menghapus program pemerintah yang tidak sejalan dengan visi dan misinya.

Ia menyarankan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar bersama tim transisinya, fokus menjalankan program pembangunan yang telah disusun DPRD dan Pemkot Makassar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Yang penting poinnya itu adalah sebenarnya mereka mempersiapkan kalau sudah masuk apa yang mau dibikin, nah ini kan APBD sudah ada, kemudian jadi sudah siap rumusannya. Jadi kalau dia masuk sudah lalukan review, itu yang penting,” tambahnya.

Wali kota Makassar terpilih Danny Pomanto dan Ketua DPRD Rudianto Lallo saat bersama Tim Transisi

Rudy kemudian mengusulkan, agar program Pemkot Makassar yang saat ini tidak sejalan dengan visi misi Danny-Fatma bisa diganti dan atau dihapuskan pada APBD-Perubahan nanti.

Sehingga, tak perlu lagi ada perbincangan bersama Danny dan Fatma untuk membahas program yang akan dijalankan Pemkot Makassar ke depan.

“Jadi tidak perlu lagi ada diskusi. Adapun nanti dia masuk untuk melakukan perubahan, kalau melihat itu kurang mendukung dari sisi apa yang dia bayangkan. Di mana saluran penyalurannya ada di APBD Perubahan nanti,” tuturnya.

Ia juga mempersilakan jika Danny juga tidak akan melanjutkan program yang mungkin dianggap tidak baik. Namun kata Rudy, harus sesuai regulasi yang ada.

“Saya kira itu yang penting, review, supaya nanti APBD-P sudah punya bahan. Yang baik mau lanjutkan silahkan, yang dianggap tidak baik adalah kewenangan. Ada memang jalurnya,” tutup Kepala Dinas PUPR Sulsel ini.

Penulis : Ariani

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...
Metro11 Februari 2026 18:38
Turun ke Warga, Andi Odhika Janji Kawal Aspirasi Drainase, KIS, dan Bansos
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang ...