Terdepan dalam Digitalisasi Pembayaran, Pemkot Sabet Penghargaan BI 2025

Nhico
Nhico

Rabu, 03 Desember 2025 10:32

Terdepan dalam Digitalisasi Pembayaran, Pemkot Sabet Penghargaan BI 2025

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali mencatatkan prestasi pada sektor digitalisasi pelayanan publik melalui ajang Awarding Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation (Chapter Award) 2025 Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pemkot Makassar diganjar penghargaan untuk kategori Mitra Partisipatif Pemerintah Daerah pada ajang apresiasi BI Sulsel yang dihelat di Claro Makassar, Selasa (2/12/2025).

Penghargaan inovatif tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan diserahkan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel, Rezki Ernadi Wimanda.

Pengakuan ini menegaskan posisi Makassar sebagai salah satu daerah terdepan dalam membangun ekosistem cashless society, sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia terkait sistem pembayaran digital dan perluasan penggunaan QRIS di sektor pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Rezki menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan kolaborasi pemerintah daerah dalam memperkuat transformasi sistem pembayaran digital.

“Chapter Award BI ini merupakan bentuk apresiasi kami atas kolaborasi digitalisasi sistem pembayaran dan pengelolaan uang pembayaran kepada stake holders pada chapter 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Makassar dinilai berhasil meluncurkan Model Digitalisasi Pelayanan Publik yang telah mengintegrasikan sistem pembayaran non-tunai pada sejumlah layanan vital daerah, mulai dari terminal, PDAM, parkir hingga pasar tradisional.

“Digitalisasi pembayaran di pasar, terminal, air, dan parkir di Kota Makassar dikembangkan bersama Pemda dan penyedia jasa pembayaran sebagai model yang dapat direplikasi di daerah lain,” lanjut Rezki.

Diketahui, Penerapan QRIS di pasar dan terminal memang telah menjadi perhatian Pemkot Makassar sejak beberapa bulan terakhir.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan pengawasan pendapatan daerah.

Ia menyebut, penggunaan QRIS memberi kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha karena transaksi menjadi tepat, cepat, dan terekam otomatis.

“Dengan digitalisasi, celah permainan angka dapat diminimalisir. Semua transaksi tercatat, bisa ditelusuri, dan diawasi,” pungkas Munafri.

Munafri berharap capaian ini menjadi langkah awal yang mendorong penguatan implementasi digitalisasi Kota Makassar diseluruh sektor. Serta menjadi model penerapan digitalisasi daerah yang dapat direplikasi daerah lain dan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif berbasis teknologi.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro22 April 2026 16:29
Temui Menteri PU, Gubernur Andi Sudirman Dorong Percepatan Infrastruktur Sulsel
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody H...
Metro22 April 2026 12:23
Makassar Perkuat Pemberdayaan, Aliyah Mustika Ilham Turun Langsung Tinjau Pelatihan di Wirajaya
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melakukan kunjungan kerja ke Sentra Wirajaya Kementerian Sosial RI...
Politik22 April 2026 12:06
DPRD Parepare Rampungkan Rekomendasi LKPJ 2025, Wali Kota Tasming Hamid Sampaikan Terima Kasih
Pedomanrakyat.com, Parepare – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kota Parepare atas perhatia...
Metro22 April 2026 11:33
Pemkab Pangkep Catat Capaian 2025, DPRD Beri Rekomendasi Strategis
Pedomanrakyat.com, Pangkep — DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi ter...