Tidak Masuk Data P3KE dan DTKS, Ratusan Warga Miskin Ekstrim Dapat BLT dari Pemda Barru

Nhico
Nhico

Minggu, 15 September 2024 20:34

Tidak Masuk Data P3KE dan DTKS, Ratusan Warga Miskin Ekstrim Dapat BLT dari Pemda Barru 

Pedomanrakyat.com, Barru – Banyaknya masyarakat Barru yang belum mendapatkan bantuan program perlindungan sosial dari Pemerintah seperti PKH, Sembako dan BLT desa, disebabkan karena tidak masuk dalam data P3KE dan DTKS, yang menjadi standar penerima Bansos dari pemerintah pusat.

Hal tersebut membuat Pemerintah kabupaten (Pemkab) Barru mengambil langkah cepat dan mencari solusi, agar masyarakat yang tergolong miskin ekstrim Exclusion Error (EE) bisa segera mendapatkan bantuan berupa BLT yang dananya bersumber dari DPA Dinas Sosial Barru tahun anggaran 2024.

“Kasihan masyarakat kita yang belum mendapatkan bantuan, mungkin lebih susah hidupnya dibanding yang sudah menerima bantuan, dan tidak boleh dibiarkan rakyat yang kehidupannya lebih sulit dari pada yang menerima bantuan”, kata Bupati Suardi Saleh saat menyerahkan BLT APBD kepada 350 KK warga miskin, dilantai 6 gedung MPP Barru, pada Jumat (13/9/2024).

Penyaluran bantuan BLT oleh Bupati Barru yang didampingi Plh. Sekda Barru secara simbolis ini berbentuk Buku Tabungan dan ATM senilai Rp. 200 perbulan sama dengan BLT lainnya. Dan khusus untuk warga miskin ekstrim ini, Pemda Barru menyerahkan BLT sembilan bulan sekaligus.

Bupati Barru Suardi Saleh menyebut bahwa bantuan ini adalah bantuan Exclusion Error (EE) karena sekarang bantuan selalu berdasarkan data dari Kementerian Ekonomi yaitu data P3KE dan juga berdasarkan data DTKS yang dikeluarkan Kemensos.”Dalam prosesnya, kita menyisir masyarakat yang layak dibantu tapi tidak mendapatkan bantuan, kami minta para Kades dan Lurah untuk memasukan usulan, kemudian diverifikasi apakah betul layak, dan dari 350 KK ini semuanya didatangi rumahnya dan betul-betul dan semunya sangat layak mendapatkan bantuan”, ungkapnya.

Suardi Saleh menegaskan, BLT ini tidak ada sangkut pautnya dengan Pilkada karena program ini sudah dilaksanakan mulai Januari. Hanya saja, menurut Bupati hari ini baru sempat disalurkan dan kebetulan bersamaan dengan tahapan Pilkada karena proses verifikasinya cukup lama. Namun jika ditunda dampaknya pun juga sangat dirasakan masyarakat.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik11 Februari 2026 23:29
Sekjen PPP Absen di Pembukaan Mukernas, Panitia dan Ketum Mardiono Beri Penjelasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi...
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...