Tim AMK Protes Lokasi Musda Hipmi Sulsel Tiba-tiba Dipindahkan

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 10 September 2024 00:45

Tim AMK
Tim AMK

Pedomanrakyat.com, Makaasar – Tim Andi Muhammad Karaka Kilat (AMK) melayangkan protes dengan dipindahkannya lokasi Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan.

Ketua Tim AMK Harmansyah mengatakan bahwa, jadwal yang diterima pembukaan dan pelaksanaan acara Musda Hipmi Sulsel berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.

“Jadi jadwalnya di Sheraton Four points, sehingga kami dari Tim AMK teman-teman, Ketua tim, bahkan yang lain mempersiapkan begitu baik untuk melaksanaakan di Sheraton Four Points,” kata Harmansyah kepada awak media saat konferensi pers di Makassar, Senin (9/9/2024).

Namun kata Harmansyah, setelah pihaknya datang ke Hotel Four Point, ternyata acara dipindahkan ke Gedung Manunggal Mini Kodam Hasanuddin. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan keamanan.

“Kalau mislanya masalah keamanan dan lain sebagainya, itu musda yang lalu juga selalu disetting bagaimana proses pengamanannya. Inikan ada tingkatan asistensi ke tingkat BPP,” terangnya.

Olehnya itu, ia meminta, Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi agar mencerna dengan baik bahwa apa yang menjadi kesempatan awal dan sudah menjadi asistensi Badan Pengurus Daerah (BPD) tidak dijalankan.

“Jadi kami tidak mengakui soal hasil Musda yang ada di sana. Permasalahan legitimasinya itu pertimbangan BPP yang harus detail dan harus lebih adil dalam menentukan sikap terkait HIPMI sulsel,” tegas Harmansyah.

Sementara itu, AMK mengaku merasa dibohongi dengan dipindahkannya lokasi Musda XVI Hipmi Sulsel, karena sudah ada tempat yang telah sepakati bersama.

“Tadi juga dihadiri perwakilan Forkopimda pada saat kegiatan pembukaan, dihadiri juga ketua Umum BPP, dihadiri juga oleh teman-teman BPD lain di Indonesia dan lakukan itu di Sheraton dan aman-aman saja,” jelas AMK.

“Tidak ada riak-riak, tidak ada gesekan dan tempat ini sangat kondusif dan aman. Sehingga alasan yang dibuat panitia seakan bahwa ada gesekan, ada chaos dan lain-laim itu hoax, tidak terbukti,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional11 Februari 2026 12:55
Wujudkan Tata Kelola Mangrove, Kementerian Kehutanan Luncurkan Platform MANDARA
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia sebagai negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam sinkronisasi ...
Metro11 Februari 2026 12:19
Wali Kota Munafri Tinjau Karya Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM
Pedomanrakyat.com, Makassar — Karya inovasi anak muda Kota Makassar, kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarak...
Metro11 Februari 2026 12:14
Sekda Makassar Terima Kunjungan Bupati Sarolangun, Bahas Pengelolaan PAD hingga Kinerja ASN
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan kerja Bupati Sarolangun, Provinsi Jam...
International11 Februari 2026 11:24
8.000 Pasukan RI Bakal Dikirim ke Gaza untuk Misi Perdamaian
Pedomanrakyat.com, Gaza – Pemerintah Indonesia berencana mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza Palestina. Hal ini sedang dibahas unt...