Kementan

Tingkatkan Produktivitas, Mentan Syahrul Dorong Petani di Pangkep Sulsel 3 Kali Tanam dalam Semusim

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Senin, 19 Juli 2021 13:40

Tingkatkan Produktivitas, Mentan Syahrul Dorong Petani di Pangkep Sulsel 3 Kali Tanam dalam Semusim

Pedoman Rakyat, Pangkep – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong para petani padi di Desa Pinaikang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan untuk memacu produktivitasnya dengan melakukan 3 kali tanam dalam satu musim. Pola tanam semacam itu perlu dilakukan mengingat Pangkep adalah Kabupaten subur yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian.

Apalagi, kata Mentan, Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini sudah memiliki varietas unggul yang bisa mempercepat usia panen dengan hasil produksi yang sangat maksimal.

“Begini, kalau kau cuma 2 kali tanam, berarti kau cuma pakai 12 bulan itu hanya 6 bulan dalam setahun. Lalu setengahnya kau buang. Nah sekarang kita harus gunakan apa yang ada agar bisa kita tanam dulu sambil tunggu rentang-an tanam lagi,” ujar Mentan, Senin, 19 Juli 2021.

Mentan Syahrul mengatakan, untuk memanfaatkan sisa waktu yang 6 bulan berikutnya, para petani bisa melakukan olah taman jagung, kedelai atau kacang hijau yang memiliki banyak permintaan ekspor.

“6 bulan sisanya harus kita intervensi. boleh jagung boleh. boleh kedelai boleh. Tanah itu di kepala saya tidak boleh nganggur selama lebih dari 20 hari. Sekarang bisa buat 3 kali tanam dan Pangkep itu bagus banget,” kata Syahrul didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif.

Untuk mewujudkan hasil yang maksimal, Mentan berjanji akan membantu petani Pangkep dengan Alsintan berupa Combain Harvester. Alat mesin tersebut, kata dia bisa mempercepat masa panen, sehingga tanah yang ada bisa dipersiapkan untuk masa tanam berikutnya.

“Abis ini selesaikan pakai combain ya. kalau mau pake kedelai hitam, ubi kayu dll juga bisa. Pak Dirjen tolong mainkan bibitnya. Pak Bupati saya titip Pangkep agar menjadi contoh pertanian modern,” katanya.

Mentan menambahkan, semua kegiatan pertanian di Kabupaten Pangkep sudah dihitung matang, sehingga hasilnya bisa memenuhi kebutuhan lokal maupun nasional.

“Seperti halnya yang dikatakan Bapak Presiden bahwa pertanian itu jangan hanya lihat data, namun juga turun ke lapangan seperti apa kondisinya. Alhamdulillah produksinya bagus. Saya lihat sekarang para Bupati para Gubernur turun langsung ke lapangan. Ini yang terus kita dorong sehingga produktivitas kita meningkat,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro15 Oktober 2026 14:43
Kabut Asap Makin Pekat, Wali Kota Parepare Instruksikan Siswa TK hingga SMP Belajar Daring demi Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Parepare – Pemerintah Kota Parepare memberlakukan pembelajaran daring selama dua hari bagi siswa TK hingga SMP menyusul kondisi k...
Ekonomi15 Oktober 2026 14:13
Makassar Siapkan Penampilan Terbaik di Sulsel Expo dan Culinary HUT ke-357 Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mematangkan berbagai persiapan untuk menyukseskan gelaran Sulsel Expo dan Culinary d...
Ekonomi15 Oktober 2026 13:56
Maros Catat Keterhunian Rumah Subsidi Tertinggi di Sulsel, Bupati Chaidir Syam Siap Permudah Investasi
Pedomanrakyat.com, Maros – Kabupaten Maros mencatat tingkat keterhunian rumah subsidi tertinggi di Sulawesi Selatan. Sebanyak 724 unit rumah telah d...
Metro15 Oktober 2026 13:45
Gubernur Andi Sudirman Telah Distribusikan 403.000 Liter Air Bersih untuk 4.936 KK di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) telah menyalurkan 403.000 liter air bersih kepada 4.936 kepa...