TNI Serahkan Surat Wasiat Kopda Muslimin untuk Anaknya, Ditemukan di Saku Celana

Nhico
Nhico

Senin, 01 Agustus 2022 16:44

Kopda Muslimin.(F-INT)
Kopda Muslimin.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Penyidik TNI menyerahkan surat wasiat Kopda Muslimin untuk anaknya ke pihak keluarga di Semarang, Senin (1/8).

“Ini kami temukan di saku celana almarhum saat evakuasi dari rumah Kendal ke Rumah Sakit Bhayangkara. Di situ ada tertulis untuk anaknya, jadi kemudian ini kami serahkan ke keluarga”, ungkap Wadan Pomdam IV Diponegoro Letkol CPM Muhammad Choirun usai prosesi serah terima.

Kopda Muslimin, otak pelaku penembakan istrinya sendiri, Rina Wulandari, meninggalkan surat wasiat untuk kedua anak yang dia tulis dengan tangan sendiri.

Surat wasiat tersebut ditemukan di saku celana yang dikenakannya saat meninggal di rumah orang tuanya di Trompo, Kendal pada Kamis (28/7) lalu.

Oleh penyidik TNI, surat wasiat tersebut langsung diberikan kepada pihak keluarga yang saat ini masih diungsikan di Asrama Arhanud Semarang.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 September 2026 23:35
Jalan Aroepala Dibuka, Pengaspalan 800 Meter Dilanjutkan Usai Drainase Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebagian Jalan Aroepala di Kota Makassar akan kembali diaspal melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah...
Metro30 September 2026 23:05
APBD-P Makassar Melejit ke Rp5,26 Triliun, SiLPA Jadi Andalan Tutup Defisit
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD...
Metro30 September 2026 22:42
Jejak 40 Tahun Pengabdian Jufri Rahman, Dari Pemprov hingga Pemerintah Pusat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman akan memasuki masa purnabakti sebagai aparatur sipil nega...
Metro30 September 2026 22:20
Progres Pembangunan Kawasan CPI Baru 26 Persen, Komisi D DPRD Sulsel Pesimistis Rampung Desember
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan menyoroti lambannya progres pembangunan kawasan Ce...