TP-PKK Luwu Studi Tiru Percepatan Penanganan ATS di Bone

Nhico
Nhico

Sabtu, 11 Maret 2023 09:28

TP-PKK Luwu Studi Tiru Percepatan Penanganan ATS di Bone

Pedomanrakyat.com, Luwu – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Luwu menggelar Studi tiru percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Beresiko Putus Sekolah (ABPS) di Kabupaten Bone, Jum’at (10/03/2023).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Dr. Hj. Hayarna Hakim, SH., M.Si didampingi Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu.

Dalam sambutannya, Hayarna mengharapkan melalui kunjungan tersebut dapat terbangun silaturahim, serta buah pikiran yang dapat dibawa pulang menjadi suatu hal positif untuk dikembangkan di Kabupaten Luwu.

Menurutnya Kabupaten Bone ini mampu membuat suatu terobosan dimana dari jumlah anak putus sekolah atau tidak sekolah yang cukup banyak menjadi bersekolah, sehingga Kabupaten Luwu ingin setidak mengetahui kiat-kiat untuk menyempurnakan langkah kami dalam menurunkan angka anak tidak sekolah.

“Tim Penggerak-PKK Luwu ini sangat antusias ingin mengetahui seperti apa pola yang dilakukan oleh Pemerintah atau Tim Penggerak-PKK Kabupaten Bone yang berkolaborasi dengan seluruh OPD sehingga mampu menerima penghargaan yang luar biasa. Luwu pun ingin hal yang sama,” ujar Hayarna.

Wakil Bupati Bone, Drs. H. Ambo Dalle, M.M menerima kunjungan tersebut di Aula Rujab Bupati Bone menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan TP-PKK Kabupaten Luwu untuk melakukan studi tiru di Kabupaten Bone.

“Kami mohon Tim Penggerak-PKK bersama dengan Bappeda dan OPD terkait bisa menyampaikan apa yang bisa dilihat di Bone dan mungkin juga bisa mengadopsi apa yang bisa ditiru dari Luwu. Dan pada saatnya nanti kita akan balik berkunjung ke Luwu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bone, Dr. H. Ade Farid Ashar, S.STP., M.Si saat menyampaikan presentasi terkait best practice Program Penanganan Anak Tidak Sekolah (PPATS) melalui Gerakan Masyarakat Lisu Massikola yang telah meraih Top 99 Inovasi Tingkat Nasional pada tahun 2020, dan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak (SI-PEKA) tahun 2022 meraih Top 45 Nasional.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro12 Februari 2026 23:24
Andi Odhika Dengarkan Keluhan Warga Tamalanrea–Biringkanaya Soal Kesehatan dan Pendidikan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan melanjutkan reses kedua masa persidangan kedua tahun sidan...
Metro12 Februari 2026 22:48
Eric Horas Janji Tindak Lanjut Aspirasi Warga, Dari Drainase hingga Lampu Jalan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas kembali menyapa konstituennya dalam rangka reses kedua masa persidangan...
Edukasi12 Februari 2026 22:36
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa sebagai upaya...
Metro12 Februari 2026 21:47
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan SAKIP 2025, Nilai Akuntabilitas Kinerja Naik ke Kategori Sangat Baik
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan. Pemprov Su...