Usaha Trump untuk Kuasai Gaza Sia-sia, Arab Bersatu Lakukan Perlawanan: Kami Tak Akan Menyerah!

Nhico
Nhico

Kamis, 13 Februari 2025 14:20

Demo Penolakan Trump kuasai Gaza.
Demo Penolakan Trump kuasai Gaza.

Pedomanrakyat.com, Gaza – Negara-negara Arab melancarkan perlawanan keras terhadap rencana Presiden Amerika Serikat (as) Donald Trump untuk merelokasi warga Palestina dari Gaza ke Mesir dan Yordania. Mereka resmi melawan dalam front persatuan yang langka.

Di seluruh wilayah, bahkan teman-teman terdekat Washington, telah menolak usulan tersebut. Bukan hanya Mesir dan Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Qatar bersatu untuk mencoba memblokirnya.

Ketua Liga Arab Ahmed Aboul Gheit pada hari Rabu mengatakan prospek pemindahan warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat tidak dapat diterima oleh dunia Arab. Negara-negara sudah menentang gagasan ini selama 100 tahun.

“Kami orang Arab tidak akan menyerah dengan cara apa pun sekarang,” katanya di KTT Pemerintah Dunia di Dubai, Rabu, dikutip AFP, Kamis (13/2/2025).
Perlu diketahui, selama dua minggu terakhir, Trump bersikeras pada usulannya untuk “membersihkan” Gaza, di mana menurutnya, kantong Palestina itu akan dikendalikan oleh as sementara 2,4 juta penduduknya kan mengungsi ke Mesir dan Yordania. Ia pun mengancam dapat menghentikan bantuan ke Kairo dan Amman jika mereka menolak.

Namun, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Raja Yordania Abdullah II menekankan persatuan mereka di Gaza, menyerukan rekonstruksi segera tanpa menggusur rakyat Palestina dari tanah mereka.

Beberapa negara yang kini semakin dekat dengan Israel- termasuk Arab Saudi yang tampaknya hampir menormalisasi hubungan sebelum pecahnya perang Gaza- pun telah menolak untuk mengalah.

“Ketidakadilan yang tidak dapat diikuti,” tegas Sisi.

“Ini adalah posisi Arab yang bersatu,” tulis Raja Abdullah.

“Kesepakatan normalisasi apa pun dengan Israel bergantung pada pembentukan negara Palestina,” tegas Arab Saudi.

Sementara itu, para pengamat menilai pesan dunia Arab sudah jelas ke Trump. Masalah Palestina disebut terlalu sensitif.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 11:50
DPRD Makassar Inisiasi Ranperda Jamsostek, Perkuat Perlindungan Pekerja
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Kota Makassar menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosi...
Metro31 Agustus 2026 09:06
Wali Kota Munafri Bawa Penguatan Pengelolaan Aset Daerah ke Rapat Paripurna DPRD Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajukan perubahan regulasi pengelolaan barang milik daerah. Perubahan te...
Otomotif31 Agustus 2026 08:48
Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V, 500 Offroader Ramaikan Rute Menuju Parepare
Pedomanrakyat.com, Perapare- Sebanyak 500 peserta mengikuti Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 28-30 Agus...
Politik31 Agustus 2026 08:46
Pangkep Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI Nasional VIII, Ketua DPRD Haris Gani Beri Apresiasi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Ketua DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Haris Gani mengapresiasi suksesnya pelaksanaan MTQ KORPRI N...