Pedomanrakyat.com, Pangkep – Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H. Abd Rahman Assagaf, mendorong penguatan budaya literasi sejak dini untuk mencetak generasi cerdas, kreatif, dan berwawasan luas.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Festival Literasi Pangkep 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada 20–22 Oktober 2026.
Rahman mengatakan, festival literasi menjadi upaya mendekatkan masyarakat dengan bahan bacaan sekaligus meningkatkan minat baca melalui pemanfaatan perpustakaan dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM).
Baca Juga :
“Kita berharap anak-anak semakin cerdas dan tidak ragu untuk berkreasi. Dengan begitu, cita-cita mewujudkan Pangkep hebat dan bermartabat bisa kita capai,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, Abbas Hasan, mengatakan festival tersebut bertujuan membudayakan literasi, khususnya bagi anak-anak sejak usia dini.
Festival Literasi Pangkep 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran buku dan naskah kuno, lokakarya perpustakaan, peluncuran buku, gelar wicara, hingga pameran karya seni. Kegiatan ini juga diramaikan lomba perpustakaan desa/kelurahan, resensi buku, cerita bertutur, dan video konten literasi.
Salah satu agenda utama ialah peluncuran buku Menuliskan yang Lisan Sehimpun Esai Lokalitas Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, sebagai upaya mendokumentasikan kekayaan lokal daerah melalui karya tulis.
Melalui festival ini, Pemkab Pangkep berharap budaya membaca, menulis, dan berkarya semakin berkembang untuk mendukung lahirnya generasi yang cerdas dan kreatif.

Komentar