Wagub Sulsel Fatmawati Lepas Ekspor 10,2 Ton Kemiri Luwu ke Jeddah, Perkuat Daya Saing UMKM Sulsel di Pasar Global

Nhico
Nhico

Jumat, 24 Juli 2026 09:48

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspor 10,2 Ton Kemiri Luwu ke Jeddah.
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspor 10,2 Ton Kemiri Luwu ke Jeddah.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat komitmen mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar global. Komitmen tersebut ditandai dengan pelepasan ekspor 10,2 ton kemiri olahan milik PT Onstar Pop Farm asal Kabupaten Luwu menuju Jeddah, Arab Saudi.

Seremonial pelepasan ekspor berlangsung di Terminal Petikemas (TPK) 1 Pelindo Makassar, Kamis, 23 Juli 2026, dipimpin Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wipanda.

Pengiriman tahap kedua ini terdiri atas 10,2 ton kemiri bulat (whole candlenut) senilai 33.660 dolar Amerika Serikat menggunakan satu kontainer berukuran 20 kaki. Ekspor tersebut merupakan bagian dari realisasi kontrak ekspor sebanyak 80 ton selama dua tahun yang diperoleh PT Onstar Pop Farm melalui ajang Anging Mammiri Business Fair (AMBF) 2025.

Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi mengapresiasi keberhasilan PT Onstar Pop Farm yang dinilai menjadi bukti bahwa UMKM daerah mampu bersaing di pasar internasional apabila memperoleh pendampingan yang berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah menjadi katalisator sinergi antara pelaku usaha, perbankan, pemerintah, hingga mitra logistik. Kolaborasi seperti inilah yang akan memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fatmawati.

Ia menilai perjalanan PT Onstar Pop Farm sebagai kisah “from zero to hero” menjadi contoh bahwa usaha yang berawal dari skala kecil dapat berkembang hingga mampu menembus pasar ekspor melalui komitmen, peningkatan kualitas, dan pendampingan yang tepat.

Menurut Fatmawati, salah satu tantangan utama yang masih dihadapi pelaku ekspor adalah tingginya biaya logistik. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen terus mendampingi UMKM agar rantai distribusi semakin efisien dan daya saing produk daerah terus meningkat.

“Kami ingin hadir tidak hanya saat seremonial, tetapi juga mendampingi UMKM dalam menyelesaikan berbagai tantangan, mulai dari efisiensi biaya logistik, penguatan jejaring bisnis, hingga perluasan akses pasar internasional,” katanya.

Fatmawati menambahkan, keberhasilan ekspor tersebut sejalan dengan arah pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan yang menitikberatkan pada hilirisasi dan peningkatan nilai tambah komoditas lokal.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian. Selama pelaku usaha terus berinovasi, menjaga kualitas, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar, peluang di pasar global akan terus terbuka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wipanda menjelaskan, keberhasilan PT Onstar Pop Farm merupakan hasil pendampingan menyeluruh melalui Program REWAKO (Resilient, World Class, Agile, and Knowledgeable).

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga mendampingi UMKM mulai dari penguatan legalitas usaha, peningkatan kapasitas produksi, riset pasar, business matching, hingga fasilitasi keikutsertaan pada pameran internasional seperti Trade Expo Indonesia dan Anging Mammiri Business Fair.

“Ekspor bukan proses yang instan. Dibutuhkan pendampingan yang berkelanjutan agar UMKM benar-benar siap memasuki pasar global. Keberhasilan PT Onstar Pop Farm menunjukkan bahwa pendampingan yang konsisten mampu mengubah peluang menjadi transaksi nyata,” ujar Rizki.

Ia juga mengungkapkan, AMBF 2025 berhasil mencatat komitmen ekspor senilai Rp228 miliar dari 30 pembeli internasional yang berasal dari 17 negara. Hingga Juli 2026, realisasi ekspor telah mencapai sekitar Rp122,7 miliar.

Direktur PT Onstar Pop Farm Muhammad Irfandi Arwin mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan usahanya yang bermula dari fasilitas produksi sederhana di Desa Taramatekke, Kabupaten Luwu, hingga kini mampu menembus pasar internasional.

Ia mengaku semula belum memahami proses legalitas usaha maupun mekanisme ekspor. Namun melalui pendampingan Pemerintah Kabupaten Luwu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Bank Indonesia melalui Program REWAKO Ekspor, usahanya berkembang hingga memperoleh kontrak ekspor sebanyak 80 ton selama dua tahun.

“Awalnya kami hanya berproduksi secara sederhana. Alhamdulillah, melalui pembinaan dan pendampingan dari berbagai pihak, hari ini kami dapat membuktikan bahwa UMKM juga mampu mengekspor produk ke luar negeri. Semoga ini menjadi penyemangat bagi pelaku UMKM lainnya,” ungkap Irfandi.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga memberikan manfaat langsung bagi petani kemiri di Kabupaten Luwu karena seluruh kebutuhan bahan baku dipasok dari masyarakat setempat.

Dengan pengiriman tahap kedua ini, total realisasi ekspor PT Onstar Pop Farm telah mencapai 20,2 ton dari target 80 ton selama dua tahun. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap capaian tersebut menjadi inspirasi bagi semakin banyak UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing ekspor melalui kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 September 2026 23:23
Bunda PAUD Makassar Dorong Komunikasi Efektif untuk Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pokja Bunda PAUD Kota Makassar menggelar kegiatan Public Speaking bertema “Speak with Confidence, Heart & Im...
Daerah23 September 2026 22:22
Bupati Syaharuddin Tinjau Peternakan 200 Ribu Ayam, Telur Sidrap Tembus Kalimantan
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengunjungi salah satu peternakan ayam petelur di Desa Mario, ...
Metro23 September 2026 21:25
Sekda Jufri Rahman: Pengendalian Inflasi Harus Jadi Agenda Strategis Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Jufri Rahman menekankan pentingnya pengendalian inflasi sebagai bagian ...
Olahraga23 September 2026 20:44
KALLA 10K 2026 Gandeng PASI, Makin Kompetitif dan Jadi Daya Tarik Pelari Elite
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla 10K akan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Anjungan Pantai Losari dengan menargetkan 4.500 pelari. Mengga...