Wakil Ketua DPRD Makassar Minta Pemkot Cabut Izin Usaha Toko Agung

Sangsurya
Sangsurya

Selasa, 05 Mei 2020 16:18

Wakil Ketua DPRD Makassar Minta Pemkot Cabut Izin Usaha Toko Agung

Pedoman Rakyat, Makassar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera mencabut izin usaha toko alat tulis Agung yang terletak di Jl Sam Ratulangi, Makassar.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Makassar itu menegaskan, insiden pemukulan di bulan suci ramadhan ini tidak akan terjadi jika tidak ada aktivitas di toko tersebut.

“Insiden itu tidak akan terjadi kalau Agung tidak kembali membuka toko, karena itu saya minta izinnya segera dicabut,” ungkap Suhada kepada Tribun via pesan Whatsapp, Selasa (5/5/2020) malam.

Suhada menambahkan, seharusnya para pengusaha mendukung pemerintah dalam penanggulangan wabah Covid-19 ini di Makassar, bukan malah memperkeruh suasana ditengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Sudah sangat jelas aturan-aturannya bahwa toko non sembako tidak diberi izin menjual, termasuk mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah,” katanya.

Sebelumnya, Andi Suhada Sappaile mengakui masih banyak masyarakat tidak menjalankan mekanisme Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar.

“Menurut saya PSBB di Makassar belum sepenuhnya dijalankan oleh masyarakat. Meski sosialisasi yang dilakukan pemerintah kota sudah cukup, namun lagi-lagi kembali ke masalah ekonomi,” kata Suhada kepada Tribun via pesan Whatsaap, Minggu (26/4/2020).

Penerapan PSBB oleh pemerintah belum maksimal karena pemerintah kota harus berusaha menyiapkan keperluan ekonomi masyarakat yang tinggal di rumah.

Selain itu kata Andi Suhada, tidak sinkronnya antara aparat dengan pemerintah kota dalam menerapkan aturan PSBB.

“Kenapa? Karena ada beberapa toko yang menolak untuk ditutup oleh aparat satpol karena sudah mendapat izin dan rekomendasi dari salah satu instansi Pemkot Makassar,” jelasnya.

“Mengenai penerima bansos, ini saya belum bisa berkomentar banyak karena masih berproses dan lambannya dinsos dalam memberikan bantuan ke masyarakat yang sangat membutuhkan,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik16 Juli 2024 15:44
Hubungan Kekerabatan hingga Motivasi Jabatan Disebut Jadi Faktor ASN Tak Netral di Pemilu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Publish research intitute menggelar diskusi dengan tema “Netralisasi ASN Harga Mati, Melanggar Sanksi Besar ...
Daerah16 Juli 2024 14:45
Jagoan NasDem Muzayyin Arif-Ikhsan Hamid Datang ke Sinjai Timur, Puluhan Emak-emak Langsung Kerumuni: Harapan para Petani!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bakal calon (Balon) Bupati dan wakil bupati Sinjai Muzayyin Arif- Andi Ikhsan Hamid menemui kelompok ibu rumah tan...
Nasional16 Juli 2024 12:17
Jokowi Lantik 906 Perwira TNI-Polri di Istana Merdeka
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin pelantikan Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2024 di Istana Me...
International16 Juli 2024 11:28
Joe Biden Kecam Trump Pilih Senator JD Vance Jadi Cawapres di Pemilu AS 2024
Pedomanrakyat.com, AS – Tim kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menanggapi pengumuman kandidat presiden AS Donald Trump yang menjat...