Wali Kota Makassar Dorong Perencanaan Penanggulangan Bencana yang Lebih Adaftif bagi Disabilitas

Nhico
Nhico

Kamis, 22 Januari 2026 15:24

Wali Kota Makassar Dorong Perencanaan Penanggulangan Bencana yang Lebih Adaftif bagi Disabilitas

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk membangun kota yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam perencanaan penanggulangan bencana dan adaptasi iklim.

Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi peneliti Alisa Salsabila, yang datang menyerahkan policy brief berjudul ‘Tata Kelola Penanggulangan Bencana dan Adaptasi Iklim Inklusif Disabilitas di Kota Makassar’, Kamis (22/01/2026).

Pada kesempatan tersebut, Alisha Salsabila Indrawan menjelaskan bahwa policy brief tersebut menyoroti tingginya risiko kematian penyandang disabilitas saat bencana dengan sejumlah keterbatasan.

“Di Kota Makassar terdapat 5.170 penyandang disabilitas. Saya menganalisis 23 dokumen kebijakan dari level internasional, nasional, hingga lokal, dan menemukan masih perlunya penguatan kebijakan inklusif,” ungkap Alisa.

Sepakat dengan hasil riset Alisha, Munafri menyoroti pentingnya perencanaan bencana yang inklusif, mengingat penyandang disabilitas kerap menjadi kelompok paling rentan dalam situasi darurat.

“Ada kasus di mana penyandang disabilitas tidak bisa menyelamatkan diri saat bencana karena keterbatasan akses. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan tidak ada yang tertinggal,” ujarnya.

Munafri mengapresiasi rekomendasi dalam policy brief tersebut, dan berharap dapat menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kota Makassar dalam menyempurnakan regulasi kesiapsiagaan bencana.

“Apa yang menjadi rekomendasi dari penelitian ini mudah-mudahan bisa menjadi bahan kita untuk memperbaiki hal-hal yang belum tercapai, agar Makassar benar-benar menjadi kota yang inklusif bagi semua,” jelasnya.

Lebih jauh, Munafri lalu menyoriti urgunesi perubahan paradigma yang menjadi kunci utama dalam memastikan penyandang disabilitas tidak lagi dipandang sebagai kelompok yang hanya membutuhkan bantuan, melainkan sebagai bagian masyarakat yang memiliki kapasitas dan potensi untuk terlibat aktif.

“Selama ini stigma yang berkembang adalah mereka butuh penanganan khusus, padahal dengan kemampuan yang mereka miliki, mereka juga bisa berkontribusi. Pemerintah harus membuka ruang dan melibatkan mereka,” ujar Munafri.

Munafri menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar telah memulai langkah pemberdayaan penyandang disabilitas melalui berbagai program, termasuk melibatkan mereka secara langsung di lingkungan kerja dan berbagai kegiatan Pemerintah Kota Makassar.

“Kami sudah mempekerjakan penyandang disabilitas sebagai salah satu tenaga ahli di pemerintah kota. Artinya kita tidak hanya memberi ruang, tapi juga melibatkan mereka dalam aktivitas dan lingkungan kerja yang mereka inginkan,” jelasnya.

Meski demikian, Munafri mengakui bahwa dukungan infrastruktur pro disabilitas masih menjadi pekerjaan rumah besar. Menurutnya, pembangunan kota ke depan harus memperkuat aksesibilitas infrastruktur dan pembangunan, pendidikan inklusif bagi Disabilitas.

“Pedestrian, gedung-gedung, hingga fasilitas sekolah harus ramah disabilitas. Jalur kursi roda, akses masuk, semua itu harus direncanakan sejak awal, bukan tambahan di belakang,” jelasnya.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah22 Januari 2026 15:22
Sertijab Kapolres Sinjai, Bupati Apresiasi Dedikasi AKBP Harry Azhar
Pedomanrakyat.com, Sinjai – Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif bersama Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda menghadiri Serah Terima Jabatan (Se...
Metro22 Januari 2026 15:05
Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi STIE Ciputra, Bahas Campjur “Gender Equality”
Pedomanrakyat.com, Makassar— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari jajaran STIE Ciputra Makassar dalam rangka renca...
Metro22 Januari 2026 14:33
Kerja Sama Dispusarsip–Disdik Sulsel Perluas Akses Masyarakat terhadap Layanan Perpustakaan Berkualitas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dalam upaya memperkuat budaya literasi serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis perpustakaan, Dinas...
Nasional22 Januari 2026 13:40
Kemenkes Temukan 74 Kasus ‘Super Flu’ di RI, Ini Gejala yang Dikeluhkan Pasien
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kesehatan RI melaporkan sejak 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026 terdapat 74 kasus subclade K dari t...