Wali Kota Makassar Tuai Apresiasi, Koin 100 Tahun Lee Kuan Yew Jadi Inspirasi di Forum WCSMF 2025

Muh Saddam
Muh Saddam

Minggu, 06 Juli 2025 20:24

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendapat apresiasi hangat atas pemaparannya dalam forum bergengsi World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendapat apresiasi hangat atas pemaparannya dalam forum bergengsi World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025.

Pedomanrakyat.com, Austria – Sebuah momen penuh makna terjadi di panggung dunia. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendapat apresiasi hangat atas pemaparannya dalam forum bergengsi World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 di Vienna, Austria.

Tak hanya itu, simbol kehormatan dan inspirasi berupa Koin Peringatan 100 Tahun Kelahiran Lee Kuan Yew turut mewarnai forum tersebut — menjadi refleksi nilai kepemimpinan visioner dan semangat perubahan.

Kehadiran Munafri yang menyuarakan semangat kolaborasi dan inovasi perkotaan dari Kota Makassar sukses mencuri perhatian. Bahkan, Minister Low Yen Ling dari Singapura secara khusus menyampaikan apresiasi dua kali kepada Munafri, menyebut presentasinya sebagai salah satu yang paling mengesankan.

Dalam suasana penuh penghormatan terhadap warisan pemimpin besar seperti Lee Kuan Yew, spirit kepemimpinan dan transformasi kota kembali digaungkan menyatukan harapan bersama untuk masa depan kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal itu, terjadi usai Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi salah satu narasumber dalam forum bergengsi World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025 yang digelar di Vienna, Austria, Kamis kemarin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, mengungkapkan bahwa Wali Kota Munafri tampil memukau dalam sesi presentasi saat pemaparan materi.

“Di hari terakhir forum, Minister Low Yen Ling dari Singapura dua kali secara khusus memberikan koin peringatan 100 tahun Kelahiran Lee Kuan Yew kepada pak Wali Kota (bapak Munafri) karena presentasinya pada hari kedua dinilai sangat menginspirasi,” ujarn

Pada kesempatan tersebut, forum juga menyinggung sejumlah inisiatif inovasi perkotaan dan simbol warisan kepemimpinan Asia, termasuk Koin Peringatan 100 Tahun Kelahiran Lee Kuan Yew.

Koin peringatan bernilai nominal $10 itu diluncurkan oleh Monetary Authority of Singapore (MAS) pada 15 Mei 2023.

Koin ini menjadi penghormatan atas visi strategis, keberanian, dan semangat pantang menyerah Lee Kuan Yew, yang berhasil mentransformasi Singapura dari pelabuhan perdagangan regional menjadi pusat manufaktur, bisnis, dan keuangan global.

Desain koin tersebut digarap oleh seniman lokal, Weng Ziyan, dan sekaligus menjadi simbol inspirasi bagi kota-kota lain dalam membangun masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Wali Kota Munafri menilai momentum peringatan tersebut sebagai pengingat pentingnya kepemimpinan visioner dalam menghadapi tantangan perkotaan modern.

Semangat inovasi dan keberanian Lee Kuan Yew menjadi teladan bagi kita semua. Kota Makassar juga terus berupaya mengambil inspirasi dari Singapura.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...