Walikota Ini Tak Ingin Ketergantungan Bansos Pemerintah Pusat

Editor
Editor

Jumat, 01 Mei 2020 16:29

int
int

Pedoman Rakyat, Bogor – Jaring pengaman sosial (JPS) atau bantuan sosial (bansos) yang dilakukan pemerintah pusat belum begitu maksimal. Sebagaimana diketahui, JPS tersebut diperuntukkan kepada warga selama masa pandemi virus korona (Covid-19).

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengaku tak ingin bergantung kepada pemerintah pusat JPS tersebut. 

Pasalnya, menurut Bima, JPS atau bansos dari pemerintah seringkali tidak pasti. Mulai dari waktu turun, jumlah, hingga skema pemberiannya.

“Kita tidak akan mengharap banyak dari pemerintah pusat. Enggak bisa. Uncertain semuanya. Kapan turunnya? Jumlahnya berapa?,” ujar Bima dalam diskusi online via aplikasi Zoom, Jumat (1/5) seperti dilansir CNNIndonesia.

Ia menjelaskan bahwa selama ini koordinasi dengan pemerintah pusat terkait bansos kerap berujung pada ketidakpastian. Oleh karena itu, ia ingin membagikan bansos secara mandiri melalui APBD dan bantuan lain.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan kini pihaknya tengah menyisir kembali APBD Kota Bogor untuk penanganan Covid-19. Hasilnya, Pemkot Bogor kini telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 144 miliar untuk menangani Covid-19 di Kota Bogor.

“Kita berhasil kemudian menganggarkan Rp 144 miliar, yang kita anggarkan untuk Covid-19 ini,” ujar dia.

Penanganan akan dibagi dalam tiga aspek, yakni kesehatan, bansos, dan pemulihan ekonomi di Kota Bogor.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa saat ini pihaknya juga tengah fokus ke pemulihan ekonomi di Kota Bogor. Ada tiga persoalan yang kini dihadapi, yakni penurunan daya beli, kelangkaan bahan baku, dan suntikan dana ke pelaku usaha. “Untuk pemberdayaan ekonomi ini, klaster ekonomi lah di jajaran dinas yang sekarang fokus ke situ,” katanya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal19 Januari 2022 18:13
Miris! Oknum Kanit Reskrim di Sulsel Terlibat Narkoba, Disuruh oleh Narapidana
Pedoman Rakyat, Luwu- Seorang oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang menjabat sebagai Kanit Reskrim terpaksa berurusan dengan instan...
Metro19 Januari 2022 18:07
Jokowi Terbitkan Surat Pemberhentian Nurdin Abdullah dan Mengangkat Andi Sudirman sebagai Gubernur
Pedoman Rakyat Makassar – Presiden RI, Joko Widodo telah mengeluarkan surat pengesahan pemberhentian Gubernur Sulawesi Selatan Masa Jabatan Tahu...
Daerah19 Januari 2022 17:46
Bukan Dibobol Maling, Eh Ternyata Benda Sejarah di Museum Lapawawoi Bone Sulsel Diambil Ahli Waris
Pedoman Rakyat, Bone- Misteri hilangnya sejumlah benda-benda pusaka di Museum La Pawawoi, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini mulai menemui...
Nasional19 Januari 2022 17:36
Buat Gaduh di Grup WhatsApp, Sekjen Kemensos Diusir dari Ruang Rapat Komisi VIII DPR
Pedoman Rakyat, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Harry Hikmat meminta maaf buntut gaduh di grup percakapan WhatsApp dengan An...