Warga Jateng Diduga Suspek Cacar Monyet, Ganjar Minta Masuk Indonesia Diperketat

Nhico
Nhico

Kamis, 04 Agustus 2022 09:45

Ganjar Pranowo.(F-INT)
Ganjar Pranowo.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jateng – Demi mencegah penyebaran penyakit cacar monyet atau monkeypox, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat memperketat akses masuk Indonesia.

Kekhawatiran itu muncu usai ditemukannya 1 suspek atau bergejala seperti cacar monyet di Jawa Tengah.

Apalagi cacar monyet sudah terkonfirmasi masuk di beberapa negara ASEAN.

“Kami meminta karena ini pasti ada pengaruh dari luar, maka pintu masuk Indonesia masih butuh pengetatan-pengetatan dan checking menggunakan banyak peralatan agar bisa aman,” kata Ganjar, Rabu (3/8/2022).

Ganjar mengungkapkan bahwa seorang pasien suspek cacar monyet saat ini dalam pantauan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, namun ditegaskan pasien tersebut statusnya bergejala dan belum dapat dipastikan positif monkeypox.

“Kami belum berani menentukan apakah itu cacar monyet atau bukan, tapi kami lagi pantau,” kata dia.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...
Metro16 April 2026 22:40
Sekda Sulsel Buka High Level Meeting TP2DD 2026, Dorong Sinergi Optimalkan Pajak Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka secara resmi High Level Meeting dan Asistensi C...