Yusran Jusuf Pimpin Rakor Camat-Lurah, Minta Aktifkan Piket 24 Jam

Redaksi
Redaksi

Selasa, 09 Juni 2020 13:14

Yusran Jusuf Pimpin Rakor Camat-Lurah, Minta Aktifkan Piket 24 Jam

Pedoman Rakyat , Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengumpulkan seluruh camat dan lurah di Balai Kota Makassar, Selasa (9/6/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Yusran memerintahkan agar seluruh camat dan lurah mengaktifkan kembali piket 24 jam sebagai bentuk deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi konflik di masyarakat.

Hal ini dilakukan menyusul terjadinya kisruh penolakan warga terhadap pelaksanaan rapid test serta pengambilan jenazah secara paksa di sejumlah rumah sakit.

“Lurah jangan takut untuk bertemu warga, justru tugas ta’ untuk menenangkan kekisruhan ini dan memberi edukasi. Komunikasikan ki, Kerja sama ki sama camat, LPM dan RT/RW ta. Ajak ki bertemu tapi tetap terapkan protokol kesehatan,” ucap Yusran.

Di tempat ini, Yusran juga memerintahkan seluruh lurah melakukan pertemuan dengan RT/RW, LPM, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda untuk berkordinasi mencegah konflik, serta terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai penerapan protokol kesehatan.

“Hari ini saya minta semua lurah melaporkan hasil pertemuannya,” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan untuk lebih intens turun melakukan pemantauan dilapangan termasuk ikut memberi edukasi kepada warga mengenai pelaksanaan rapid test.

Sejauh ini Pemkot Makassar telah melakukan rapid test massal di enam kecamatan dengan jumlah yang reaktif sebanyak 130an orang.

“Jauh menurun, sebelumnya Reproduction Number (R0) Covid-19 di Makassar 3,8 yang berarti satu pasien bisa menularkan 4 orang. Sekarang, R0-nya kita 0,98. Itu artinya satu pasien hanya bisa menularkan ke satu orang, atau penularan lokal saja,” jelas Yusran.

Sementara itu kepada seluruh SKPD, Yusran meminta untuk membuat jadwal piket bergilir setiap hari, untuk ikut melakukan edukasi serta pencegahan dini terhadap potensi konflik yang terjadi di masyarakat.

“Lebih baik waspada dini, kasus dua hari ini cukup memprihatinkan, apalagi kita sudah mulai memasuki tahapan pilkada, tugas kita untuk mengantisipasi adanya konflik. Seluruh petugas yang bekerja di lapangan akan dilengkapi dengan APD sesuai protokol kesehatan” tegasnya.

Yusran juga tengah menyiapkan “Inspektur Covid”, yakni petugas Satpol PP yang akan berkeliling di tempat-tempat umum dan memberikan edukasi kepada warga.

“Kemarin kan protokolnya hanya tiga poin, cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak. Sekarang kita tambah dua yaitu rajin berolahraga dan makan-makan gizi seimbang,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik25 Oktober 2026 18:03
Punya Modal Pengalaman di DPRD Sulsel, Debbie Rusdin Beri Sinyal Maju Senayan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Andi Debbie Purnama Rusdin, memberi sinyal untuk ...
Politik25 Oktober 2026 17:38
Absen Kepala Daerah Kader Golkar, Andi Sudirman Pertanyakan Keberadaan Bupati Barru
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, sempat mencari keberadaan Bupati Barru, Andi Ina Kartikasari, s...
Politik25 Oktober 2026 16:23
Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Sarmuji Ingatkan Pentingnya Kuasai Ruang Digital
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi dilantik sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031...
Metro24 Oktober 2026 23:17
Hadir di Family Gathering 74 Tahun Kalla, Munafri Apresiasi Kontribusi bagi Pertumbuhan Ekonomi Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Kalla Group yang selama 74 tahun...