Ada Anggota Langgar Aturan saat Bertugas, Kapolri: Copot, dan Proses Pidana

Nhico
Nhico

Rabu, 20 Oktober 2021 09:11

Ada Anggota Langgar Aturan saat Bertugas, Kapolri: Copot, dan Proses Pidana

Pedoman Rakyat, Jakarta – Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo meminta para kapolda dan kapolres di seluruh wilayah tidak ragu memberhentikan secara tidak hormat para anggota yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan.

Menurutnya, satu tindakan buruk dari anggota polisi dapat merusak citra institusi Polri. “Perlu tindakan tegas. Jadi tolong, tidak pakai lama, segera copot, pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), dan proses pidana. Segera lakukan dan ini menjadi contoh bagi yang lainnya. Saya minta tidak ada kasatwil yang ragu. Bila ragu, saya ambil alih,” kata Sigit saat memberikan arahan kepada jajaran kepolisian secara virtual, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (19/10/2021).

Sigit berharap adanya tindakan tegas kepada anggota polisi yang melanggar aturan dapat memberikan efek jera. Ia mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap Polri harus terus dijaga.

“Saya tidak mau ke depan masih terjadi hal seperti ini. Kita harus melakukan tindakan tegas. Karena kasihan anggota kita yang sudah kerja keras, yang capai, yang selama ini berusaha berbuat baik, kemudian hancur gara-gara hal-hal seperti ini. Tolong ini disikapi dengan serius, kemudian lakukan langkah-langkah konkret yang baik,” ucapnya.

Sigit mengungkapkan, salah satu kerja keras Polri, yaitu aktif dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Misalnya, memastikan penyaluran bantuan sosial, melakukan percepatan vaksinasi, dan memastikan penerapan protokol kesehatan masyarakat.

Dia pun mengapresiasi para anggota polisi yang selama ini telah bekerja dengan baik. Dia berharap kerja-kerja baik itu tidak terpengaruh dengan perilaku anggota polisi yang tidak terpuji. Sigit mengingatkan agar anggota Polri harus mampu membaca situasi di lapangan.

Ia mengatakan, polisi mesti memahami kapan menggunakan pendekatan humanis atau tindakan tegas. “Lakukan langkah-langkah kapan rekan-rekan harus humanis, kapan rekan-rekan laksanakan langkah-langkah tegas di lapangan sebagaimana SOP (prosedur operasi standar) yang berlaku. Itu semua ada ukuran,” katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan, polisi harus bisa menerima kritik dari masyarakat. Saran dan masukan dari masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi. “Jangan anti-kritik, apabila ada kritik dari masyarakat lakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik,” ujar Sigit.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...