Adaksi Sebut Anggaran Tukin Rp2,5 T Hanya Cukup untuk 1/3 Dosen ASN di Indonesia, Bakal Gelar Aksi

Nhico
Nhico

Senin, 03 Februari 2025 07:48

Ilustrasi dosen ASN.
Ilustrasi dosen ASN.

Pedomanrakyat.com, jakarta – Aliansi Dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Seluruh Indonesia (Adaksi) memprotes nominal anggaran pemerintah untuk membayar tunjangan kinerja (tukin) dosen ASN sebesar Rp 2,5 triliun.

Menurut Ketua Koordinator Nasional (Kornas) Adaksi Pusat Anggun Gunawan, nominal tersebut hanya cukup memberikan tukin untuk 1/3 dari total dosen ASN Kemendikti Saintek.

“Yang 2025 cuma di-cover 1/3 dari total dosen (ASN Kemendikti Saintek) kami tetap perjuangkan tukin for all,” kata Anggun kepada Kompas.com, Jumat (31/1/2025) lalu.

Anggun mengatakan, para dosen akan mendesak pemerintah untuk membayarkan tukin secara merata bagi semua dosen.

Sebab, kata Anggun, berdasarkan anggaran yang sudah disetujui DPR, anggaran tukin 2025 hanya bisa mengakomodasi sepertiga tukin dosen dari total 80.000 dosen ASN Kemendikti Saintek) se-Indonesia.

“Cuma 30.000 dari 80.000 total seluruh dosen ASN Kemendikti Saintek,” ujarnya.

Oleh karena itu, pada tanggal 3 Februari 2025 Adaksi akan tetap melakukan aksi demo di depan Istana Negara dengan jumlah peserta lebih dari 300 orang.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 Oktober 2026 15:23
Muhtadin Sambut Positif Appi Gabung Demokrat, Harap Partai Bangkit di Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pinrang, Muhtadin, menyambut positif wacana Wali Kota Makassar Munafri Arifudd...
Ekonomi06 Oktober 2026 15:17
Gubernur Sulsel: Pelatihan Vokasi Harus Cetak Pekerja dan Wirausaha Baru
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong pelatihan vokasi tidak sekadar menjadi program pening...
Metro06 Oktober 2026 14:58
Tak Perlu ke Makassar, Cinema XXI Kini Hadir di Maros dengan 4 Studio-Pemkab Bidik Dampak Ekonomi dan PAD
Pedomanrakyat.com, Maros — Cinema XXI resmi hadir di Grand Mall Maros, Kecamatan Mandai, menjadi bioskop pertama di Kabupaten Maros. Peresmian biosk...
Nasional06 Oktober 2026 13:40
Pengakuan MHA dan Penetapan Hutan Adat Tidak Cukup Berhenti pada Dokumen dan Kebijakan
Pedomanrakyat.com, Yogyakarta— percepatan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) dan penetapan Hutan Adat membutuhkan lebih dari sekadar dokumen dan ...