AHY: Katanya Rakyat Ingin Penundaan Pemilu 2024, Pertanyaannya, Rakyat yang Mana?

Nhico
Nhico

Selasa, 15 Maret 2022 08:57

Agus Harimurti Yudhoyona. (F-INT)
Agus Harimurti Yudhoyona. (F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, menjadi kecemasan pelanggaran konstitusi paling nyata saat ini.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat suara, menurut dia sejumlah alasan terkait hal itu tidak masuk akal.

“Alasan tunda pemilu karena mahal tidak masuk akal. Jika memang anggaran yang menjadi alasan, mengapa di tengah pandemi ini pula pemerintah hendak menggelontorkan anggaran lebih dari Rp 500 triliun untuk pembangunan Ibu Kota Baru yang lebih dari separuh akan dibiayai dari APBN?” heran AHY saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Fraksi Partai Demokrat (FPD) se-Indonesia Gelombang V, Senin (14/3/2022) malam.

taboola mid articleAHY mengurai, KPU telah mengusulkan anggaran Rp 86,2 triliun untuk penyelenggaraan pemilu serentak 2024. Dia pun bertanya, lantas apa bedanya dengan pembangunan yang tetiba muncul dan malah mendorong untuk mengubah konstitusi yang notabene merupakan amanah reformasi.

“Katanya, rakyat ingin penundaan Pemilu 2024. Pertanyaannya, rakyat yang mana?” heran AHY lagi.

AHY pun memastikan dan para anggota DPRD fraksinya pun bersaksi bahwa tidak ada rakyat yang tiba-tiba menginginkan penundaan Pemilu.

“Yang jelas, suara yang kita tangkap di lapangan adalah jeritan rakyat ketika harga-harga kebutuhan pokok naik, dan terjadi kelangkaan barang di pasar,” tegas AHY.

AHY pun mengingatkan, kondisi sosial dan ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Selain harga-harga kebutuhan pokok seperti kedelai, minyak goreng, dan daging sapi yang naik, harga BBM, tarif dasar listrik, dan tarif tol juga mengalami kenaikan.

“Yang lebih disesalkan, tiba-tiba sudah naik saja. Rakyat yang lagi sulit hidupnya saat ini akibat belum pulihnya perekonomian rumah tangga mereka, seolah dipaksa begitu saja untuk menerima keadaan. Kita semua seperti di fait accompli, dipaksa menerima keadaan ini,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...
Nasional16 Juli 2026 20:24
Kementerian Kehutanan Siapkan Forest Heroes Muda Menjaga Masa Depan Hutan
Pedomanrakyat.com, Samarinda – Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa masa depan hutan Indonesia...