Antisipasi Kekeringan, Bupati Pinrang Pastikan Pertanian Tetap Terjaga

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 20 April 2026 21:12

Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia.
Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Pedomanrakyat.com, Pinrang – Sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional, Kabupaten Pinrang terus menunjukkan upaya dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung lebih panjang pada tahun ini.

Guna memastikan sektor pertanian tetap berjalan optimal dan tidak berdampak pada penurunan produksi, Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, Senin (20/4/2026).

Dalam arahannya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan bahwa Pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi strategis, diantaranya optimalisasi pompanisasi, pengelolaan jaringan irigasi, hingga pemanfaatan sumber-sumber air alami untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Irwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang siap memberikan dukungan penuh dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada demi menjaga keberlangsungan sektor pertanian, khususnya bagi para petani.

“Langkah ini sangat penting agar produksi pertanian tetap terjaga. Harapannya, petani tidak mengalami penurunan hasil panen yang berdampak langsung pada pendapatan dan kesejahteraan mereka,” ungkap Bupati Irwan.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat, termasuk dengan Kementerian Pertanian serta Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan–Jeneberang, guna memastikan sistem irigasi tetap berfungsi optimal di tengah ancaman kekeringan.

Upaya ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani, dengan menjaga stabilitas produksi, menjamin ketersediaan pangan, serta menghindarkan masyarakat dari potensi lonjakan harga akibat terganggunya hasil pertanian.

Dengan langkah antisipatif ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang optimis sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian daerah sekaligus memberikan jaminan ketahanan pangan bagi masyarakat secara luas.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Oktober 2026 23:36
Resmi Ditutup, 134 Peserta Siap Ikuti Pelatihan Relawan Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti ...
Metro01 Oktober 2026 23:13
Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak ASN Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk...
Nasional01 Oktober 2026 22:31
Pemerintah Siapkan Pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) untuk memperkuat tata kel...
Metro01 Oktober 2026 22:08
APBD-P 2026 Makassar Rp5,26 Triliun, Appi: Layanan Dasar dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengetok palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (AP...