Anzi Lema, Komisi IV DPR Dukung Pengembangan Pertanian Modern Kementan

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Selasa, 25 Januari 2022 12:30

Anzi Lema, Komisi IV DPR Dukung Pengembangan Pertanian Modern Kementan

Pedoman Rakyat, Jakarta,- Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanis Fransiskus Lema atau Anzi Lema mengapresiasi program pengadaan dan pendistribusian alsintan sebagai bagian dari pengembangan pertanian modern yang digagas Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Mentan Syahrul di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/1/22).

“Saya kira program itu sangat menjawab kebutuhan masyarakat. Pertama adalah alsintan baik dari PSP maupun sektor hilir sudah sangat tepat ya. Karena apa? karena alat produksi ini menentukan kemajuan dan kesejahteraan petani dan ini perlu dilanjutkan pak,” katanya.

Raker dengan Menteri Pertanian ini membahas Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021, Automatic Adjusment Belanja Kementerian Pertanian TA. 2022, dan Rencana Program dan Kegiatan Tahun 2022 .

Anggota Komisi IV DPR RI juga menyoroti kinerja sektor pertanian yang terjaga positif selama masa pandemi. Politisi Gerindra, Endang Setyawati Thohari mengatakan bahwa capaian Nilai Tukar Petani (NTP) memiliki nilai diatas 100.

Baginya, NTP merupakan indikator bahwa kesejahteraan petani dari waktu ke waktu kian meningkat.

“Saya sangat bangga dan berbahagia terjadinya peningkatan pada NTP kita,”katanya.

Melansir Data BPS, NTP mengalami kenaikan pada Desember 2021 sebesar 108,34 atau naik 1,08 persen dibanding NTP bulan sebelumnya yang 107,18. Kenaikan ini didorong oleh naiknya NTP di seluruh sektor pertanian diantaranya, subsektor tanaman pangan naik 0,40 persen, subsektor tanaman hortikultura 6,38 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat 0,91 persen, subsektor peternakan 0,20 persen, dan subsektor perikaran 0,76 persen.

Selain itu, Endang mengatakan, dalam dua bulan ke depan Indonesia akan memaski musim panen raya padi pertama. Di mana, pergerakan harga gabah biasanya anjlok karena melimpahnya produksi. Hal itu mesti dihindari karena dapat menurunkan nilai tukar petani padi dan menekan pendapatannya.

“Kami minta Kementan dapat menjaga keamanan pasokan pangan pokok. Hal itu demi mengamankan kemungkinan potensi lonjakan permintaan saat memasuki Ramadhan,” tukas Endang.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Agustus 2026 23:28
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Ilham Ingatkan Masyarakat Cermat Pilih Produk Kecantikan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026 yang digelar oleh Citra Ko...
Nasional26 Agustus 2026 22:25
Tiga Minggu Hadapi Karhutla, Kemenhut Perkuat Dukungan Kesehatan dan Keselamatan Manggali Agni
Pedomanrakyat.com, Pontianak – Hampir tiga minggu personel Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Pontianak berjibaku mengendalikan kebakaran huta...
Berita26 Agustus 2026 21:32
Selain Kasus di Kepolisian dan Usulan Pemakzulan, Bupati Gowa juga Dipanggil BKN Soal Penonaktifan
Pedomanrakyat.com, Gowa – Belum selesai proses usulan pemakzulan yang saat ini sudah masuk di Mahkamah Agung, dan tiga kasus hukum yang ditangan...
Edukasi26 Agustus 2026 20:23
Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 64 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Sulawesi dan Jawa dinyatakan lolos hingga tahap akhir Beasiswa Kall...