Atasi Banjir, Ini Dia Upaya Yang Disiapkan Pemkab Bantaeng

Nhico
Nhico

Minggu, 28 November 2021 16:18

Atasi Banjir, Ini Dia Upaya Yang Disiapkan Pemkab Bantaeng

Pedoman Rakyat, Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mengatasi banjir yang kerap terjadi di Bantaeng, pada musim penghujan. Sudah ada beberapa titik yang terdeteksi rawan banjir dan segera ditangani.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bantaeng, Andi Sjafaruddin Magau mengatakan, banjir di Bantaeng terjadi di beberapa titik. Penyebab banjir pun berbeda-beda. Meski demikian, beberapa titik sudah menemui solusinya dan akan segera ditangani.

“Ada beberapa titik. Seperti di terminal itu, kami sudah siapkan solusi jangka pendeknya,” jelas dia.

Dia mengatakan, terminal dan pasar sentral Bantaeng adalah daerah cekungan. Daerah ini memang paling terdampak banjir saat musim penghujan. Oleh karena itu, Dinas PUPR telah mengajukan anggaran perbaikan dan sistem penggantian saluran air yang dilengkapi holder sistem pompanisasi.

“Kita akan siapkan sistem penggantian saluran air yang dilengkapi holder pompanisasi. Ada dua pompa yang akan bekerja, jika curah hujan mulai tinggi di kawasan terminal ini,” jelas dia.

Dia mengatakan, anggaran untuk penggantian saluran air penanganan banjir di terminal ini sudah ajukan ke DPRD untuk dibahas di APBD Pokok 2022. Dia berharap, dengan anggaran ini, penanganan banjir di kawasan terminal sudah bisa ditangani secepat mungkin.

Selain kawasan banjir, Dinas PUPR juga mendeteksi banjir di kawasan Bissappu dan Arakeke. Ada beberapa penyebab banjir di kedua kawasan ini. Di antaranya adalah perbaikan saluran air, drainase pedestrian hingga pembangunan cekdam.

“Ada juga beberapa titik yang masih kita kaji untuk analisa penyebabnya,” jelas dia.

Dia menambahkan, titik-titik banjir lainnya juga masih dalam proses analisa penyebabnya. Saat ini, Pemkab Bantaeng telah bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin untuk menganalisa solusi dan penyebab banjir di daerah lainnya.

“Kita sudah membahas ini dengan ahli dari Unhas. Kajian ini perlu dilakukan agar kita tidak salah menginvestasikan dana daerah,” jelas dia.

Dia menambahkan, upaya itu adalah upaya jangka pendek yang disiapkan oleh Dinas PUPR. Pemerintah juga sudah tengah mempersiapkan jangka panjang. Dia mencontohkan, ada beberapa wilayah yang mengalami degradasi lingkungan.

“Kita mempersiapkan, upaya jangka panjang juga. Dugaan sementara ada terjadi degradasi lingkungan. Ada tutupan lahan yang mulai habis. Tidak hanya di Bantaeng, juga ada di batas. Ini perlu melalui analisa,” jelas dia.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro19 Oktober 2026 17:21
Heriwawan Titip Harapan di HUT Sulsel: Ekonomi Rakyat dan Swasembada Pangan Diperkuat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bers...
Metro19 Oktober 2026 16:25
Permudah Izin Bangunan, Pemkot Makassar Padukan Layanan Digital dan Pengawasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus mengoptimalkan pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui digitalisasi pe...
Ekonomi19 Oktober 2026 15:25
Bapenda Maros Bidik Rp277 Miliar, PBB Pergudangan 88 Jadi Sasaran!
Pedomanrakyat.com, Maros – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menargetkan penerimaan pajak daerah Rp277 miliar...
Metro19 Oktober 2026 15:15
Anggota Komisi E DPRD Sulsel Soroti Kesadaran Penggunaan K3 Pekerja Proyek Revitalisasi SMAN 5 Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi E DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai NasDem, H. Mahmud, melakukan kunjungan lapangan dalam ra...