Bahas Pengangkatan PPPK, DPRD Palopo Gelar RDP Bersama Forum Honorer

Nhico
Nhico

Selasa, 11 Februari 2025 20:02

DPRD Palopo Gelar RDP Bersama Forum Honorer.
DPRD Palopo Gelar RDP Bersama Forum Honorer.

Pedomanrakyat.com, Palopo – Ratusan tenaga honorer di Kota Palopo kembali turun ke jalan dengan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Palopo, Senin (10/02/2025).

Mereka menuntut kepastian terkait pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta mempertanyakan nasib tenaga honorer berstatus PPPK paruh waktu.

Dalam aksi tersebut, para tenaga honorer menyampaikan aspirasi terkait proses pengangkatan PPPK, termasuk kejelasan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) serta kepastian hukum yang menjamin masa depan pekerjaan mereka di pemerintahan.

Menanggapi tuntutan ini, Ketua DPRD Palopo, Darwis, menyampaikan pihaknya masih menunggu keputusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait penerbitan NIP bagi tenaga honorer berstatus PPPK paruh waktu.

“Terkait status PPPK di Kota Palopo, kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat mengenai penerbitan NIP bagi tenaga honorer yang telah lulus seleksi,” ujar Darwis.

Ia juga memastikan, anggaran untuk tenaga honorer telah dialokasikan dan akan segera disalurkan ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Anggaran sudah kami siapkan dan akan disalurkan ke OPD masing-masing. Untuk penerbitan NIP, BKN Pusat dijadwalkan mengeluarkannya pada Juni 2025,” tambahnya.

Darwis mengimbau tenaga honorer agar tetap bersabar menunggu keputusan pemerintah pusat terkait status mereka. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah.

“Saya meminta tenaga honorer untuk bersabar. Keputusan ini bukan sepenuhnya di tangan kami. Kami masih menunggu arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terkait status tenaga honorer,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Tenaga Honorer Kota Palopo, Ahmad, mengungkapkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) telah didistribusikan ke masing-masing OPD.

Langkah ini merupakan bagian dari persiapan untuk memastikan anggaran bagi tenaga honorer tersedia dan tidak mengalami perubahan sebelum masuk dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

“RKA sudah diturunkan ke masing-masing OPD, dan tidak akan ada perubahan sebelum masuk dalam pembahasan APBD Perubahan,” kata Ahmad.

Ahmad juga menegaskan, pihaknya akan terus mengawal perkembangan kebijakan ini serta menjaga komunikasi dengan tenaga honorer terkait hasil pertemuan dengan DPRD Palopo dan langkah-langkah selanjutnya dalam proses pengangkatan PPPK.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik11 Februari 2026 23:29
Sekjen PPP Absen di Pembukaan Mukernas, Panitia dan Ketum Mardiono Beri Penjelasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi...
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...