Banggar DPRD Jeneponto Konsultasikan Potongan PPh Tunjangan Reses ke Kanwil DJP Sulselbartra

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 03 September 2026 21:25

Kanwil DJP Sulselbartra menerima kunjungan Banggar DPRD Jeneponto.
Kanwil DJP Sulselbartra menerima kunjungan Banggar DPRD Jeneponto.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Jeneponto mendatangi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Kanwil DJP Sulselbartra), Rabu (2/9/2026).

Kunjungan kerja tersebut digelar untuk memperoleh penjelasan terkait penghitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas Tunjangan Reses yang diterima anggota DPRD Jeneponto pada Agustus 2026.

Wakil Ketua Banggar DPRD Jeneponto, Irmawati, mengatakan konsultasi dilakukan setelah sejumlah anggota dewan mempertanyakan besaran pemotongan pajak atas tunjangan reses yang dilakukan bendahara.

“Karena nominalnya cukup besar, sehingga kami perlu memahami bagaimana penghitungan PPh Pasal 21 tersebut,” kata Irmawati dalam pertemuan di Aula Lantai 3 Kanwil DJP Sulselbartra.

Rombongan yang melibatkan 40 anggota Banggar itu kemudian meminta Kanwil DJP Sulselbartra memberikan penjelasan sekaligus simulasi penghitungan secara langsung.

Kepala Kanwil DJP Sulselbartra, Imanul Hakim, menjelaskan penerapan PPh Pasal 21 dengan Tarif Efektif Rata-Rata (TER) bukan merupakan kebijakan baru yang dimaksudkan untuk menambah beban pajak wajib pajak.

“Ketentuan perpajakan ini bukan hal baru dan pada dasarnya tidak menimbulkan tambahan beban pajak baru bagi Wajib Pajak,” ujar Imanul Hakim.

Pembahasan tersebut didampingi Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) Kanwil DJP Sulselbartra, Ali Zainal Abidin.

Sementara pemaparan teknis dan simulasi penghitungan disampaikan secara interaktif oleh Fungsional Penyuluh Madya, Andi Ilham Muliawan Mahyudin, bersama Fungsional Penyuluh Muda, Dasa Midharma Putera.

Dalam penjelasannya, Kanwil DJP Sulselbartra menegaskan pengenaan PPh Pasal 21 bagi anggota DPRD Jeneponto mengikuti ketentuan PMK Nomor 168 Tahun 2023 tentang penerapan mekanisme TER.

Ketentuan tersebut menjadi dasar penghitungan PPh Pasal 21, bukan menggunakan tarif PPh Final sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2010.

Melalui penjelasan dan simulasi tersebut, jajaran Banggar DPRD Jeneponto memperoleh pemahaman mengenai mekanisme penghitungan PPh Pasal 21 yang berlaku.

Kanwil DJP Sulselbartra berharap konsultasi tersebut dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah sekaligus meningkatkan pemahaman dan kepatuhan perpajakan di lingkungan pemerintahan.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah19 Oktober 2026 22:30
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah, Penyuluh, dan Petani
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memperkuat sektor pertanian melalui pengaturan pola tanam, inovasi p...
Metro19 Oktober 2026 21:24
Direksi Parkir Temui Wali Kota, Paparkan Area Parkir dan Penataan di Tiga Kawasan Strategis
Pedomanrakyat.com, Makassar – Persoalan juru parkir (jukir) liar dan semrawutnya tata kelola parkir di Kota Makassar menjadi perhatian serius Wa...
Nasional19 Oktober 2026 20:39
Gabung PSI, Petrus Kasihiw Bidik Kursi Pimpinan DPRD Papua Barat-Modal Dua Periode Jadi Bupati
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membidik kursi pimpinan DPRD Papua Barat setelah menunjuk mantan Bupati Teluk ...
Metro19 Oktober 2026 20:19
Hari Jadi ke-357 Sulsel, Andi Sudirman Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untu...