Banjir Bandang Terjang Musi Rawas Utara Sumsel

Nhico
Nhico

Rabu, 17 April 2024 17:38

Ilustrasi Banjir Bandang.(F-INT)
Ilustrasi Banjir Bandang.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dua orang warga di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel), meninggal dunia akibat bencana banjir bandang setinggi 2,5 meter.

“Dua warga meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengutip Antara, Rabu (17/4).

Abdul mengatakan banjir bandang yang terjadi pada Selasa (16/4) pagi tersebut juga mengakibatkan sebanyak 196 orang warga lainnya terpaksa harus mengungsi.

BNPB mengkonfirmasi bahwa korban jiwa dan pengungsi tersebut tercatat merupakan warga yang bermukim di 32 desa yang masing-masing berada di Kecamatan Karang Jaya, Rupit, Ulu Rawas, dan Rawas Ulu.

Untuk itu ia menyebutkan BPBD Sumsel telah melakukan penambahan dua perahu karet untuk menunjang percepatan penanganan darurat dan mengevakuasi para korban karena saat ini banjir belum surut.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro15 Oktober 2026 18:25
Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel akan mengg...
Metro15 Oktober 2026 17:21
Pemkot Makassar Perkuat Jaminan Sosial Pekerja Rentan, Appi Paparkan Inovasi di Jamsostek Award
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan sejumlah inovasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bag...
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...