Banyak Dikeluhkan, Ketua Komisi B Azizah Irma Tanyakan Soal Pembatasan Ternak Masuk Sulsel

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 09 April 2025 16:08

Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati.
Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, kembali melaksanakan rapat evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel akhir Tahun Anggaran 2024.

Kali ini, Komisi B DPRD Sulsel menghadirkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulssl.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati, menyampaikan terkait adanya keluhan soal pembatasan ternak masuk ke Sulsel.

“Saya dapat keluhan mengenai kerbau, ada beberapa kerbau dari pihak ke tiga yang tidak bisa masuk ke Sulsel,” kata Cimbol, sapaan akrab Azizah Irma, saat rapat evaluasi, Rabu (9/4/2025).

Dimana kata Legislator NasDem Sulel ini, ternak berupa kerbau yang sudah sampai di Sulsel, harus dipulangkan kembali ke daerah asalnya, karena ditakutkan terjangkit penyakit menular.

“Tetapi ada pula juga yang lolos (masuk), ini yang mereka tanyakan kenapa si A lolos dan si B tidak lolos. Adakah solusi soal ini?, malau memang harus di karantina dulu berapa lama?,” tanya Irma.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Nurlina Saking menjelaskan bahwa untuk jalur ternak seperti sapi dan kerbau, hanya dibuka dari NTT, NTB, dan Maluku.

“Sumatera kami tutup karena disana ada penyakit ternak kulit berbenjol (lumpy skin diseases/LSD) dan memang Sumatera secara keseluruhan ada merah dan kuning, sementara kita hijau,” jelas Nurlina.

Menurut Nurlina Saking, penyebaran LSD ini lebih parah dan lebih cepat dibandingkan dengan Jembrana.

“Ada teman pelaku usaha sudah belih ternak dI Sumatera, sementara aplikasi online dari Kementan ini sudah terkunci sehingga tidak bisa dibuka lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengusaha ternak yang membeli di Sumatera mencoba jalur Sumatera ke Surabaya.

“Surabaya ke Sulawesi tertutup, lalu mereka masuk ke Kalimantan ke Sulawesi juga tertutup,” tutup Nurlina.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga12 Februari 2026 20:31
Ismail Tegaskan Komitmen Koni Makassar Kembangkan Padel sebagai Olahraga Masa Depan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham meresmikan Lapangan Reb...
Daerah12 Februari 2026 19:33
Sidrap Lepas 15 Truk Telur, Tegaskan Peran Daerah sebagai Penopang Pangan Nasional
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menegaskan perannya sebagai salah satu sentra produksi telur nasional. ...
Ekonomi12 Februari 2026 18:24
Kalla People Fest 2026 Hadirkan Director of Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla People Fest yang merupakan ajang penghargaan bagi insan KALLA sukses digelar pada hari Kamis 06 Februari 202...
Daerah12 Februari 2026 17:26
Hijaukan Pesisir, Bupati Irwan Ajak Warga Jaga Pantai Pinrang Lewat Gerakan Tanam Mangrove
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Sebagai salah satu daerah dengan garis pantai yang mencapai kurang lebih 93 kilometer, Kabupaten Pinrang memiliki t...