Baru 2 Bulan Disahkan Jokowi, UU DKJ Digugat ke MK

Nhico
Nhico

Kamis, 06 Juni 2024 16:48

Baru 2 Bulan Disahkan Jokowi, UU DKJ Digugat ke MK

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat, Taufiqurrahman, mengajukan permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Taufiqurrahman menggugat Pasal terkait Wali Kota di Jakarta dipilih langsung oleh Gubernur.

“Kenapa saya maju sebagai Pemohon, karena saya merasa hak konstitusional saya dirugikan, yang seharusnya dengan posisi saya hari ini sebagai Ketua Partai Demokrat Jakarta Pusat, saya harusnya bisa maju sebagai calon Wali Kota di Jakarta Pusat,” kata Taufiqurrahman di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2024).

Pasal yang digugat diantaranya Pasal 1 Ayat 9, Pasal 6 Ayat 1, Pasal 13 Ayat 1, 2, 3 dan 4 huruf a Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

Taufiqurrahman menilai Pasal tersebut telah merugikan hak konstitusionalnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Juni 2024 22:43
Salut! Dinas PU Makassar Jadi OPD Membidangi Sub Urusan Jasa Kontruksi dengan Kinerja Terbaik se Sulawesi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menerima penghargaan dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar. Diman...
Nasional25 Juni 2024 22:06
PDIP Sebut PKS Tak Bisa Sendirian Usung Anies-Sohibul di Jakarta: Belum Ada yang Final
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga mengatakan PKS tak bisa mengusung duet Anies Baswedan-Sohibul Iman sendiri tanpa ko...
Metro25 Juni 2024 21:24
PJ Sekda Makassar Apresiasi Program Double Untung Bank Sulselbar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra menghadiri program Double Untung Bank Sulselbar di Area Parkir Mall Phin...
Daerah25 Juni 2024 21:12
Tasming Hamid Berkomitmen Akan Mengembalikan Kejayaan Pasar Lakessi Parepare
Pedomanrakyat.com, Parepare – Minggu pagi (23/6/2024), Tasming Hamid (TSM), calon wali kota Parepare usungan Partai Nasdem dan PKS, melakukan bl...