Pedomanrakyat.com, Makassar- Kondisi kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang terletak di Samata, Kabupaten Gowa, berangsur-angsur kondusif pasca bentrok antar mahasiswa yang terjadi pada Selasa (29/3/3022) kemarin.
Menurut informasi, sejumlah fasilitas gedung mengalami kerusakan akibat bentrokan tersebut. Seperti beberapa kaca gedung pecah.
Kegiatan perkuliahan tatap muka pun terpaksa diliburkan lantaran mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan. Kegiatan belajar-mengajar dikabarkan diberhentikan selama sepekan.
Baca Juga :
Hal tersebut tertuang dalam maklumat yang ditandatangani Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan, pada Selasa (29/3/2022).
Selain kerusakan disejumlah gedung, bentrokan itu juga mengakibatkan sejumlah petinggi kampus mengalami luka.
“Awalnya itu ada sekelompok orang yang datang menyerang salah satu fakultas menggunakan batu, sehingga terjadilah bentrokan,” kata Kepala Securiti UIN Alauddin Makassar, Syarifuddin, kepada wartawan, Rabu (30/3/2022)
Akibat bentrokan tersebut, sejumlah orang dikabarkan menjadi korban lemparan batu.
“Kita belum bisa identifikasi berapa jumlah korban, yang jelas ada. Dikonfirmasi, Wakil Dekan 3 Saintek, Wakil Dekan Syariah, dan Wadek 1 Syariah terkena lemparan batu,” ujarnya.
Mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan, aparat dari TNI-Polri di siagakan di dalam kampus.
Sebelumnya diberitakan, bentrokan antar mahasiswa pecah di kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, di wilayah Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (29/3/2022).
Dua kubu mahasiswa ini terlibat saling serang dengan batu di dalam area kampus. Informasi yang diterima bentrokan itu melibatkan antara mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dengan Fakultas Sains dan Teknologi.
Kepolisian Resor (Polres) Gowa pun menerjunkan sejumlah personil guna melakukan pengamanan di kampus tersebut.
“Sudah kita turunkan personil ke lokasi,” kata Wakapolres Gowa, Kompol Soma Miharja kepada wartawan.
Untuk penyebab bentrokan sendiri, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Pihak kepolisian pun masih berada di lokasi guna mengantisipasi bentrokan susulan.

Komentar