BPBD Luwu Sulsel Gelar Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana

Nhico
Nhico

Rabu, 30 Juni 2021 17:19

BPBD Luwu Sulsel Gelar Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana

Pedoman Rakyat, Luwu- Guna meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana terutama untuk warga atau daerah yang sering terdampak bencana, Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar sosialisasi penanganan darurat bencana di aula Bappeda, Belopa, Rabu (30/06/2021).

Kepala Pelaksana BPBD Luwu, Rahman Mandari dalam laporannya menyebutkan tujuan sosialisasi ini untuk memberikan acuan atau pemahaman bagi organisasi perangkat daerah terkait dengan kebencanaan, camat, serta lurah dan kepala desa yang terdampak bencana dalam penanganan tanggap darurat bencana.

“Kami mengharapkan dukungan dari Pemerintah Pusat melalui BNPB untuk dapat membantu kami dalam melaksanakan tugas-tugas kebencanaan,” ujar Rahman Mandari.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini penanganan kebencanaan khususnya pada saat tanggap darurat masih belum optimal, hal ini disebabkan sarana dan prasarana yang ada masih sangat terbatas, hal ini terkait keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Kiranya kegiatan ini akan dirangkaikan dengan peninjauan lapangan wilayah rawan bencana, namun dikarena pandemi Covid-19 yang menghambat kedatangan Bapak Budhi Erwanto, sehingga ini akan diagendakan kembali,” ungkapnya.

Hadir secara virtual melalui Zoom Meeting sebagai narasumber pada sosialisasi ini yakni Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Budhi Erwanto.

Menurutnya terdapat siklus dalam penanggulangan bencana berdasarkan UU No. Tahun 2007 yang harus diperhatikan yaitu pra bencana, keadaan darurat, dan pasca bencana.

“Prinsip dasar penyelenggaraan penanggulangan bencana harus dilakukan dengan cepat dan tepat yang mengutamakan penyelamatan jiwa manusia dan mencegah meluasnya dampak bencana,” paparnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana juga dilaksanakan secara transparan, akuntabel, berdaya guna dan hasil guna, partisipasi aktif, serta non diskriminatif dan non proletisi.

Adapun peserta yang hadir dalam sosialisasi ini ialah Kepala OPD terkait, Camat, Lurah, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa, dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia, dan MDMC/Muhammadiyah Luwu.

Penulis : zaenal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 Februari 2026 23:06
Pimpin Rapat Perdana, Salim Basmin Tekankan Diskominfo Sulsel Perkuat Sinergi Media dan OPD
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sul...
Politik02 Februari 2026 22:33
Bawaslu Sulsel Matangkan Program 2026, Optimalkan Kinerja di Tengah Keterbatasan Anggaran
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan program dan anggaran Tahun 2026 pada Senin (2/2/2026). Ra...
Berita02 Februari 2026 21:34
Kantongi SK Bupati, Lokasi CSR Aksi Mangrove Lestari KALLA Resmi Jadi Kawasan Konservasi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Program Corporate Social Responsibility (CSR) KALLA, Aksi Mangrove Lestari di Kelurahan Tekolabbua kini memasuki fase b...
Metro02 Februari 2026 20:24
Komisi E DPRD Sulsel Terima Aduan Syamsuriati, Tegaskan Putusan Pengadilan Tetap Jadi Acuan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menerima aspirasi dan pengaduan masyarakat dari Syamsuriati, mantan Aparat...