BPJS Ketenagakerjaan Buka Peluang Cover Pemulung Sampah di Makassar

Jennaroka
Jennaroka

Sabtu, 08 Mei 2021 02:18

Wawali Makassar Fatmawati Rusdi menerima kunjungan Direksi BPJSTk di Rujab Wawali Makassar, Jumat (7/5/2021).
Wawali Makassar Fatmawati Rusdi menerima kunjungan Direksi BPJSTk di Rujab Wawali Makassar, Jumat (7/5/2021).

Pedoman Rakyat, Makassar – Direksi BPJS Ketanagakerjaan (BPJSTk) Makassar bersilaturahmi dengan Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi, di Rujab Wawali Makassar, Jumat (7/5/2021). Pada kesempatan ini, BPJSTk Makassar menyampaikan wacana pemberian jaminan perlindungan sosial kepada pekerja pemulung sampah di Makassar.

Fatma mengapresiasi ide tersebut. Katanya, perlu ada sosialisasi yang lebih intens kepada masyarakat. “Apalagi Kota Makassar juga terkenal dengan salah satu kota yang partisipan pengelolaan bank sampahnya,” kata Fatma.

Sponsored by ADVERTNATIVE

Selain itu, Fatma menilai inovasi tersebut bisa membuat warga setempat berupaya untuk membiasakan hidup bersih. Dengan mengumpulkan sampah untuk dijadikan jaminan sosial lewat program BPJS Ketenagakerjaan.

“Program ini bisa menjadi pegangan bagi warga untuk hidup bersih sekaligus mendapat jaminan sosial. Tapi kami juga perlu diskusikan lebih lanjut,” jelas Fatma.

Untuk saat ini, Fatma menyebutkan beberapa telah dicover BPJSTK dan iurannya di tanggung pemerintah seperti RT/RW, honorer, nelayan dan yang terbaru para detektor dan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Makassar Recover.

Sementara, Kepala Kantor BPJSTk Cabang Makassar, Hendrayanto mengatakan pihaknya ingin agar masyarakat kota Makassar tercover oleh jaminan BPJSTK.

Jika sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Iuran akan dibayarkan melalui sampah-sampah yang dikumpulkan.

“Teknisnya ini warga membawa sampah yang dikumpulkan untuk dijadikan iuran BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp16.800 per bulan. Dan banyak sekali manfaat yang akan dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Manfaatnya seperti masyarakat akan mendapatkan fasilitas biaya rumah sakit tanpa batas akibat kecelakaan kerja, santunan kematian akibat kecelakaan kerja minimal Rp55.800.000, santunan kematian sebesar Rp24.000.000.

Ia pun berharap ada dukungan dan dorongan penuh dari pemerintah agar berjalan sesuai harapan. “Minimal kita launching dulu memperkenalkan ke masyarakat,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 Desember 2021 18:26
Peringatan Dini BMKG: Semua Daerah di Sulsel Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang dan Potensi Banjir
Pedoman Rakyat, Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sulawesi Sel...
Hiburan06 Desember 2021 18:06
Celine Evangelista Ikut Merasa Bersalah Kematian Novia Widyasari, Tak Balas DM Curhatannya
Pedoman Rakyat, Jakarta – Penyesalan Celine Evangelista atas kematian Novia Widyasari baru terungkap. Celine Evangelista mengaku kaget setelah m...
Hukum/Kriminal06 Desember 2021 17:19
Security Asal Gowa Tewas Ditikam di Sebuah Kafe Makassar
Pedoman Rakyat, Makassar- Seorang pria berinisial AB (30) meregang nyawa usai nongkrong di kafe Noyu, Jalan Syarif Al Qadri, Kecamatan Makassar, Kota ...
Daerah06 Desember 2021 16:45
Sungai di Soppeng Sulsel Meluap, Dua Rumah Hanyut Terbawa Arus
Pedoman Rakyat, Soppeng- Dua unit rumah panggung di Kabupaten Soppeng, Sulsel hanyut terbawa arus sungai yang meluap. Senin (6/12/2021). Peristiwa yan...