BPN Tegaskan Perusahaan Harus Hibahkan Lahan untuk Irigasi Pantai Losari

Editor
Editor

Sabtu, 21 November 2020 01:43

Ilustrasi
Ilustrasi

Pedoman Rakyat, Makassar – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel, Bambang Priono, menegaskan, PT GMTD, PT Phinisi, dan PT Bintang Duta Pariwisata, dalam waktu dekat ini akan menyerahkan lahannya dalam bentuk hibah guna pembangunan irigasi Pantai Losari.

“Itu ada GMTD, ada PT Phinisi, ada PT Bintang Duta Pariwisata, kebetulan tanah mereka itu terkena rencana pembuatan kanal sehingga nanti sirkulasi air di sekitar Pantai Losari itu sudah tidak bau seperti yang sekarang. Kita lihat di daerah belakang The Rindra maupun daerah pasir putih itu kan airnya tidak terlalu berputar karena sirkulasi,” jelasnya, di Gubernuran, Jumat sore, (20/11/2020).

Menurut dia, pertemuan dengan tiga perusahaan tersebut merupakan inisiatif dari Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, agar dibicarakan baik-baik sebelum dimulainya pekerjaan proyek irigasi Pantai Losari itu.

“Dengan adanya rencana itu, kita kumpulkan tiga perusahaan tadi. Ini adalah inisiatif dari Bapak Gubernur tadi di pertemuan, supaya para pemilik lahan melepaskan secara suka rela, tanpa minta ganti rugi dari pemerintah kota seperti itu,” tuturnya.

Dengan demikian, nantinya diharapkan menjadi tempat pariwisata yang indah untuk dinikmati, tidak berbau dan kotor seperti saat ini.

“Sehingga itu nanti bisa menjadi daerah pariwisata, apalagi disitu ada twin tower. Mudah-mudahan ini menjadi long mary Sulsel yang merupakan pintu gerbang dari Indonesia timur,” katanya.

Lebih lanjut ia ungkapkan, dalam waktu dekat rencana pekerjaan tersebut akan dikerjakan oleh perusahaan swasta tanpa menggunakan APBN atau APBD, baik Pemkot maupun Pemprov Sulsel.

“Mungkin dalam waktu dekat akan dikerjakan juga oleh perusahaan swasta. Sehingga pemerintah provinsi maupun pemerintah kota tidak mengeluarkan biaya, baik dari APBD maupun APBN,” jelasnya.

Untuk diketahui, jumlah lahan keseluruhan yang harus di hibah, baik dari tiga perusahaan tersebut maupun pihak lainnya sebanyak tiga hektare.

“Lahan hampir tiga hektare dan itu harus suka rela untuk negara, untuk anak cucu kita, nanti supaya lebih baik,” tutupnya. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Januari 2026 19:48
Hadiri Ground Breaking Paket 5, Muhammad Sadar Minta Proyek Jalan Multiyears Dikerjakan Tepat Waktu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pembangunan infrastruktur jalan lintas daerah di Sulawesi Selatan kembali menunjukkan progres positif. Hal ini ditanda...
Daerah16 Januari 2026 18:36
Hasil Peternak Sidrap Mengalir ke Nusantara Lewat Program MBG
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasiona...
Metro16 Januari 2026 17:30
Gubernur Sulsel Ground Breaking Jalan Paket 5 MYP Rp383 Miliar di Poros Tanabatue-Palattae Bone
Pedomanrakyat.com, Bone – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara resmi melakukan ground breaking pembangunan Jalan Paket 5 mela...
Metro16 Januari 2026 17:14
Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Film Uang Passolo Karya Anak Makassar Diterima Nasional
Pedomanrakyat.com, Makassar — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan seni dan...