BPSDM Sulsel Perkuat Kompetensi Regulasi Emosi Pegawai Lewat Webinar ASN Adaptif Seri ke-65

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 07 Agustus 2026 23:16

BPSDM Sulsel menggelar Webinar ASN Adaptif Seri ke-65 bertema "ASN Level Up: Cara Cerdas Mengatur Emosi agar Kinerja Naik dan Stres Minggat" secara virtual melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube.
BPSDM Sulsel menggelar Webinar ASN Adaptif Seri ke-65 bertema "ASN Level Up: Cara Cerdas Mengatur Emosi agar Kinerja Naik dan Stres Minggat" secara virtual melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kemampuan mengelola emosi menjadi salah satu kompetensi penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi kompleksitas tugas dan tuntutan pelayanan publik.

Untuk memperkuat kapasitas tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar Webinar ASN Adaptif Seri ke-65 bertema “ASN Level Up: Cara Cerdas Mengatur Emosi agar Kinerja Naik dan Stres Minggat” secara virtual melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube BPSDM Sulsel, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini diikuti 3.767 peserta yang berasal dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Jufri, mengatakan pengembangan kompetensi ASN tidak hanya mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan mengenali serta mengelola emosi dalam menjalankan tugas.

“Kita mencintai pekerjaan kita, tetapi kita juga punya tanggung jawab untuk bekerja dengan baik. Orang-orang hebat tidak akan pernah berhenti belajar untuk menjadi ASN yang unggul berkelas dunia,” ujarnya.

Muhammad Jufri juga mengapresiasi partisipasi peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap Webinar ASN Adaptif terus menjadi ruang pembelajaran yang menghadirkan materi-materi relevan untuk mendukung pengembangan kompetensi ASN dalam menghadapi dinamika birokrasi.

“Terima kasih kepada narasumber dan seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang telah bergabung hari ini. Semoga kegiatan ini menjadi awal untuk terus berbagi pengetahuan melalui topik-topik yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi ASN,” tuturnya.

Webinar ini menghadirkan psikolog sekaligus dosen Program Studi Psikologi Universitas Hasanuddin, Istiana Tajuddin. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa regulasi emosi merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan terus dilatih. Kemampuan tersebut berpengaruh terhadap kesehatan mental, kualitas komunikasi, serta kemampuan membangun hubungan kerja yang sehat.

“Orang yang tidak mampu meregulasi emosinya lebih rentan mengalami stres, kelelahan emosional, hingga burnout. Sebaliknya, kemampuan mengelola emosi akan membantu kita membangun hubungan kerja yang lebih sehat dan profesional,” jelasnya.

Istiana juga mengajak peserta membangun kebiasaan sederhana dalam mengelola emosi, antara lain memberi jeda sebelum merespons, mengenali sinyal tubuh saat emosi muncul, serta menyampaikan pendapat berdasarkan fakta, prioritas, dan tindak lanjut.

Menurutnya, kemampuan mengendalikan respons merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun lingkungan kerja yang profesional.

“Orang yang kuat mampu bertahan saat menghadapi emosinya sendiri. Orang yang bijaksana mampu memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosinya dengan tetap menjaga harga diri sendiri serta orang lain,” imbuhnya.

Pada sesi diskusi, peserta mengangkat berbagai tantangan di lingkungan kerja, mulai dari menghadapi karakter pimpinan dan rekan kerja, mengelola dinamika lingkungan kerja yang kurang kondusif, hingga menjaga stabilitas emosi saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro07 September 2026 23:15
Legislator NasDem Mizar Roem Raih Award BK DPRD Sulsel, Dinilai Paling Rajin Hadiri Agenda Dewan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Fraksi NasDem DPRD Sulawesi Selatan, Mizar Roem, mendapat penghargaan dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Suls...
Nasional07 September 2026 22:48
Wali Kota Appi Cari Solusi Jangka Panjang, Lahan 20 Hektare di Maros Dibidik Jadi TPU
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan lahan pemak...
Nasional07 September 2026 21:22
Kementerian Kehutanan Perkuat Pengendalian Karhutla di Enam Provinsi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di en...
Daerah07 September 2026 20:28
Desa Padaloang Alau Tetap Panen 11,6 Ton per Hektare di Tengah El Nino
Pedomanrakyt.com, Makassar – Di tengah tantangan kemarau panjang akibat fenomena El Nino, petani di Desa Padaloang Alau, Kecamatan Duapitue, Kab...