Pedomanrakyat.com, Maros – Masa tunggu keberangkatan ibadah haji bagi masyarakat Kabupaten Maros saat ini masih mencapai sekitar 26 tahun. Bupati Maros Chaidir Syam mengungkapkan, daftar tunggu calon jemaah haji di Maros mencapai sekitar 11 ribu orang.
Meski tergolong panjang, masa tunggu tersebut disebut telah mengalami penurunan signifikan dibanding beberapa tahun lalu yang sempat menembus 35 tahun. “Sekarang masa tunggu sekitar 26 tahun. Ini sudah jauh berkurang,” kata Chaidir, Minggu (8/2/2026).
Pada musim haji 2026, Kabupaten Maros memperoleh kuota sebanyak 610 jemaah, meningkat dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya sekitar 315 jemaah. Peningkatan kuota ini dinilai berdampak pada percepatan masa tunggu.
Baca Juga :
Jemaah haji asal Maros dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 1 Mei 2026 dan masuk Asrama Haji pada 30 April 2026. Keberangkatan akan didampingi satu petugas, sehingga total rombongan berjumlah 611 orang.
Rentang usia jemaah cukup beragam, mulai dari 15 hingga 99 tahun. Untuk memastikan kesiapan jemaah, Pemkab Maros telah melaksanakan manasik haji terintegrasi sebanyak 50 kali.
Chaidir mengimbau seluruh calon jemaah menjaga kesehatan dan rutin berlatih fisik menjelang keberangkatan, mengingat ibadah haji membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima.

Komentar