Bupati Pangkep Minta Pulau Terluar Dibangun Bandara

Nhico
Nhico

Jumat, 27 Mei 2022 20:14

Bupati Pangkep Minta Pulau Terluar Dibangun Bandara

Pedomanrakyat.com Pangkep – Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) ikut hadir dalam koordinasi progres pembangunan rel kereta api yang dipimpin Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (27/5) malam.

MYL hadir bersama Bupati Maros Chaidir Syam, dan Bupati Barru Suardi Saleh.

Dihadapan Menhub Budi Karya Sumadi, MYL menyampaikan curahan hatinya soal warganya yang berada di kawasan Pulau terluar.

Sebab masyarakat pulau terluar terkendala dengan transportasi sehingga bupati termuda di Sulsel ini menyampaikam ke Menhub agar dibangunakan Bandara di Pulau terluar.

Kehadiran Menhub Budi Karya dan rombongan dijamu makan makan oleh Andi Sudirman.

Kepaada sejumlah wartawan, dalam kesempatan itu, Budi menyampaikan kabar baik. Proyek Kereta Api Sulsel segera diresmikan pada Oktober 2022 ini.

“InsyaAllah bulan sepuluh diresmikan. Progresnya sudah selesai dari Maros sampai ke Barru sejauh 70 kilometer,” kata Budi kepada wartawan usai pertemuan.

Ia juga mengapresiasi kerja sama dari Pemprov Sulsel dan sejumlah Pemkab kabupaten dalam proyek kereta api tersebut.

“Pak gubernur top, pak bupatinya top. Saya gembira hari ini saya datang dengan penerimaan baik yang sejak dari pak gubernur dan beberapa bupati,” katanya.

Budi mengatakan penyambutan Gubernur dan sejumlah bupati menandakan kerja sama pusat dan daerah berjalan dengan baik.

Budi mengatakan, dirinya sebagai menteri berperan sebagai pembantu presiden.

Sementara itu Bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menyampaikan kepada Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi, dari keluhan masyarakat Pangkep yaitu persoalan jalan yang dilalui angkutan truk pengangkut material untuk rel yang saat ini sementara pengerjaan.

“Jalan yang dilalui, di desa sempit pak, dan sudah ada yang rusak, mohon untuk jadi perhatian juga pak,” kata MYL.

MYL juga menuturkan, jika Kabupaten Pangkep memiliki wilayah tiga dimensi, di mana wilayah terluas Pangkep merupakan kepulauan. Lanjut, MYL mengatakan butuh waktu 19 jam sampai 24 jam untuk menuju dua kecamatan yang ada di pulau terluar Pangkep.

“Jadi Pangkep itu memiliki wilayah pulau terluar pak, saya berharap ini bisa jadi perhatian, Pangkep membutuhkan bantuan kapal untuk akses tranportasi masyarakat kami di sana,” ujar MYL.

Di depan Menteri Perhubungan, MYL juga menyampaikan keinginannya, sekiranya dengan akses tranportasi yang jauh tersebut. Di kepulauan terluar Pangkep tersebut bisa terbangun bandara.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 Oktober 2026 23:23
Bawa 314 Kontingen di Porprov XVIII, Bupati Syaharuddin Alrif Targetkan Sidrap Tembus 10 Besar
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Sy...
Politik08 Oktober 2026 22:28
Bawaslu Sulsel Dorong Kampus Jadi Ruang Edukasi Politik dan Pengawasan Pemilu
Pedomanrakyt.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan memperkuat kerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsa...
Metro08 Oktober 2026 21:24
Ashabul Kahfi Apresiasi Program MYP: Ini Sejarah, Pemprov Sulsel Bangun Jalan Beton setebal 40 cm
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi program Multi Years...
Olahraga08 Oktober 2026 20:25
FPTI Makassar Kembali Bidik Juara Umum, 15 Atlet Siap Bertarung di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar memasang target juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Por...