Bupati Pinrang Irwan Hamid Ikuti Arahan Mentan Amran, Bahas Tindak Lanjut Atas Analisis BMKG

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 03 Juni 2025 19:33

Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos berkesempatan mengikuti arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia, A. Amran Sulaiman melalui sambungan virtual video conference.
Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos berkesempatan mengikuti arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia, A. Amran Sulaiman melalui sambungan virtual video conference.

Pedomanrakyat.com, Pinrang – Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos berkesempatan mengikuti arahan Menteri Pertanian Republik Indonesia, A. Amran Sulaiman melalui sambungan virtual video conference yang berlangsung di Ruang Jendela Lasinrang, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Pinrang, Selasa (3/6/2025).

Dalam arahannya, Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas analisis klimatologis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi sekitar 57,7Yo wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau sejak April hingga Juni 2025, dan akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus.

Menghadapi hal ini, Mentan menekankan pentingnya kesiapsiagaan semua pihak agar capaian swasembada pangan nasional tidak terganggu.

Dirinya menekankan perlunya langkah konkret seperti normalisasi saluran irigasi yang melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) maupun Balai Wilayah Sungai (BWS), pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) baik prapanen maupun pascapanen, optimalisasi sistem irigasi perpompaan dan perpipaan, serta pemanfaatan seluruh potensi sumber daya lainnya.

“Langkah-langkah ini penting agar tidak menimbulkan keresahan di tengah petani, dan kita tetap mampu menjaga ketahanan pangan nasional,” tegas Amran.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Irwan menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang akan terus berupaya memberikan dukungan penuh kepada petani, khususnya dalam memenuhi kebutuhan irigasi di masa-masa rawan kemarau.

“Situasi ini harus disikapi dengan semangat bersama. Kita tidak ingin para petani terbebani sendiri menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang bisa saja berdampak langsung pada produktivitas pertanian,” ungkap Bupati Irwan.

Bupati Irwan juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk segera melakukan langkah antisipatif.

Bupati Irwan meminta agar upaya maksimal dilakukan sedini mungkin agar petani tetap bisa menikmati hasil panen optimal meskipun menghadapi ancaman musim kemarau.

“Sinergi harus diperkuat, seluruh potensi kita gerakkan. Yang paling penting, jangan biarkan petani berjuang sendiri,” pungkas Bupati Irwan.

Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan cuaca sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Pinrang.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Juni 2026 23:30
Kemenhut RI dan FSC MoU Strategis untuk Mendorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Hutan dan keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi jut...
Metro30 Juni 2026 22:44
Sulsel Matangkan Persiapan HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sulawesi Selatan terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan 46 ...
Nasional30 Juni 2026 22:16
Kemenhut Perkuat Tata Kelola Perizinan Pemanfaatan Hutan, Cegah Praktik Land Banking
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus melakukan pembenahan tata kelola pemanfaatan hutan melalui penyempurnaan Per...
Metro30 Juni 2026 21:29
Pemkot Makassar Promosikan LONTARA+, UMKM, dan Pariwisata Pada APEKSI 2026 di Medan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kota Makassar kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional. Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosia...