Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Pangkep menggelar tausyiah, zikir, dan doa bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Aula Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan pengurus dan anggota majelis taklim se-Kabupaten Pangkep tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membangun masyarakat yang religius.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf, Ketua BKMT Pangkep Nurlita Wulan Purnama, Wakil Ketua BKMT Andi Yuliana, unsur Forkopimda, serta pengurus majelis taklim dari berbagai kecamatan.
Baca Juga :
Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Yusran Lalogau mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi diri dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
“Harapan kita di tahun yang baru pasti ada hal yang baru yang mau dilaksanakan, memperkuat kegiatan keagamaan. Kepada bapak ibu BKMT sekalian saya minta bagaimana kegiatan keagamaan bisa jalan di wilayah masing-masing,” ujar Yusran.
Menurutnya, peran majelis taklim sangat penting dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual di tengah masyarakat.
Tausyiah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, H. Ramli Rasyid. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam keluarga melalui doa-doa yang memiliki keutamaan, seperti doa istri untuk suami, doa ibu untuk anak, dan doa anak perempuan untuk ayahnya.
Ramli juga mengimbau para ibu agar senantiasa menjaga ucapan dan tidak mendoakan keburukan kepada anak meskipun dalam keadaan marah.
Sementara itu, Ketua BKMT Pangkep, Nurlita Wulan Purnama, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam ini bertujuan mempererat silaturahmi antar-majelis taklim sekaligus memperkuat semangat dakwah dan syiar Islam di Kabupaten Pangkep.
“Tausyiah yang disampaikan hari ini tentu dapat menjadi pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Momentum 1 Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk bermuhasabah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
Nurlita menambahkan, BKMT akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep, PKK, dan berbagai organisasi perempuan untuk mendukung program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Saya melihat pergerakan majelis taklim di Kabupaten Pangkep luar biasa. Ibu-ibu tidak pernah lelah melakukan syiar Islam. BKMT akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyukseskan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Pemkab Pangkep berharap semangat hijrah dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan keimanan, penguatan ukhuwah, serta kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah yang religius dan berkarakter.

Komentar