Cabut Indikator Kinerja, PJ Walikota Beri Insentif Rp1 Juta Tanpa Syarat Pada RT/RW

Editor
Editor

Rabu, 04 November 2020 05:04

Cabut Indikator Kinerja, PJ Walikota Beri Insentif Rp1 Juta Tanpa Syarat Pada RT/RW

Pedoman Rakyat, Makassar – Insentif bagi Ketua RT dan Ketua RW di Kota Makassar yang sebelumnya dapat diterima jika telah memenuhi 8 indikator kinerja belakangan dicabut, Prof Rudi Djamaluddin, selaku Penjabat Walikota Makassar melakukan hal itu. 

Kata Dia, kerja RT/RW sejak awal merupakan kerja iklas yang seharusnya tidak perlu dibebani dengan tekanan, ia selaku Professor ia menilai indikator kinerja yang selama ini menjadi syarat penerimaan insentif sebesar Rp1 juta per bulan tidak perlu diterapkan. 

“Saya seorang profesor, baca itu indikator merasa terlalu berat, jadi saya putuskan mencabut itu,” Ujarnya kepada awak media.

Karena sejak awal RT/RW melakukan kerja Ikhlas kata Dia, seharusnya pemerintah khususnya Pemerintah Kota Makassar juga harus memberikan insentif dengan ikhlas juga. 

Lebih jauh menurutnya, insentif Rp1 juta tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kerja ketua RT dan Ketua RW selaku perpanjangan tangan Pemerintah di Lingkungannya masing-masing. 

“Mereka kerja Iklas, apalagi mereka orang yang mengurus warga di lingkungan RT dan RW, saya pikir honor Rp1 juta itu tidak ada apa-apanya dengan kerja mereka,” pungkasnya. (

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Desember 2020 16:34
Konsisten Adu Gagasan dan Ide, Elektabilitas Danny-Fatma Berpotensi Masih Naik
Danny-Fatma bertarung gagasan dan ide, menjadi salah satu alasan kenapa elektabilitasnya terus melejit hingga saat ini...
Politik05 Desember 2020 16:26
Usai Debat, Lintas Profesi Makin Mantap Dukung Danny-Fatma
Mulai dari pedagang, nelayan, buruh, karyawan swasta ibu rumah tangga, milenial, hingga latar belakang profesi lainnya...
Berita05 Desember 2020 14:34
Usai Pelesiran di Zona Merah, Kadis Kominfo Bantaeng Positif Covid-19
Dia diketahui membawa sejumlah rombongan di Dinas Kominfo Bantaeng untuk melakukan perjalanan ke Yogjakarta...
Nasional05 Desember 2020 14:00
Cagub Sumbar Jagoan Demokrat-PAN Tersangka Jelang Masa Tenang
Mulyadi diduga melakukan tindak pidana Pemilu, yaitu kampanye di luar jadwal...