Dari Buku ke Panggung, Lomba Bertutur Pangkep Asah Literasi Anak SD

Nhico
Nhico

Senin, 27 April 2026 08:33

Dari Buku ke Panggung, Lomba Bertutur Pangkep Asah Literasi Anak SD

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Pangkep menggelar Lomba bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Pangkep.

Lomba bertutur diikuti 58 peserta, yang menyisakan enam peserta pada babak final yang berlangsung di aula perpustakaan dan kearsipan, Kamis (23/4/2026).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Abbas Hasan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya sistematis untuk menanamkan kecintaan terhadap buku serta membangun budaya membaca sejak usia sekolah dasar, guna memotivasi generasi muda di Pangkep.

“Kita mau meningkatkan dan menumbuhkembangkan budaya membaca dari sejak anak-anak, bagaimana generasi muda di kabupaten Pangkep terutama anak-anak sekolah dasar bisa termotivasi cinta kepada buku,” ujarnya.

Ia menilai bahwa minat baca anak-anak di Kabupaten Pangkep saat ini menunjukkan tren yang cukup positif. Hal tersebut, menurutnya, terlihat dari kepiawaian dan antusiasme para peserta saat membawakan kembali isi buku yang telah mereka baca dalam lomba bertutur.

Terkait pengembangan literasi, Abbas berharap ajang lomba bertutur ini dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya. Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten Pangkep memiliki tolak ukur yang jelas untuk mengevaluasi sekaligus memantau perkembangan tingkat literasi daerah secara berkelanjutan.

“Perkembangan literasi di Pangkep saya kira cukup baik, terbukti pada tahun 2025 kemarin kabupaten Pangkep mendapatkan nilai yang terbaik terkait dengan indeks peningkatan literasi di Indonesia sebagai kabupaten yang terbaik, yaitu 58%,” pungkasnya

Para finalis menampilkan kemampuan bertutur terbaik mereka di hadapan dewan juri dan penonton. Menampilkan cerita rakyat yang beragam disampaikan dengan penuh ekspresi.

Juara 1 lomba bertutur, Assyifa Kayla dari SD 22 Soreang, mengungkapkan rasa bahagianya setelah meraih kemenangan.

“Senang, bangga, tidak sia-sia kerja keras,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa persiapannya dilakukan selama kurang lebih dua minggu dengan bimbingan gurunya.

“Latihan dua minggu kalau tidak salah, dilatih sama Ibu Niar, guruku,” tambahnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 Agustus 2026 20:34
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, memastikan kesiapan menyambut ribuan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps ...
Edukasi23 Agustus 2026 18:24
113 Fresh Graduate Menjadi Anggota Muda PATSI UMI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 113 fresh graduate Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi menjadi ...
Nasional23 Agustus 2026 17:23
Jelang Muktamar NU, Idrus Marham Luncurkan Buku “Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban”
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menjelang Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Idrus Marham akan meluncurkan buku berjudul Nahdlatul Ulama & Ta...
Metro23 Agustus 2026 16:28
Wawali Makassar Hadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an atau Guru Ngaji yang dir...