Dicekoki Miras, Siswi SMP di Maros Sulsel Diperkosa Pria Kenalan Medsos

Nhico
Nhico

Kamis, 13 Januari 2022 14:22

Ilustrasi Siswi SMP di Maros Sulsel Diperkosa.(F-Int)
Ilustrasi Siswi SMP di Maros Sulsel Diperkosa.(F-Int)

Pedoman Rakyat, Maros- Sungguh miris nasib seorang siswi yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia menjadi korban dugaan pemerkosaan usai dicekoki miras.

Siswi SMP berusia 14 tahun itu diperkosa oleh pelaku yang baru dikenalnya melalui Media Sosial (Medsos) disebuah rumah di kawasan Kecamatan Moncongloe, Maros, Sulsel.

Terduga pelaku pemerkosaan diketahui berinisial IL (19). Insiden miris itu terjadi berawal saat pelaku mengajak korban untuk bertemu.

“Awalnya (korban-terduga pelaku) janjian ketemuan di Makassar,” kata Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Haris Sumarsono kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).

Haris menyebut korban dan terduga pelaku memang merencanakan bertemu setelah saling kenal di medsos. Saat menemui korban, IL ditemani rekannya berinisial JN (21).

Setelah pertemuan itu, korban meminta diantar pulang ke rumahnya. Namun korban tak langsung diantar pulang karena dibawa lebih dulu ke rumah IL di kawasan BTP, kota Makassar.

“Di depan di rumah pelaku ternyata diajak minum (miras) dulu. Korban diancam kalau tidak minum tidak diantar pulang. Akhirnya minum 1 botol,” kata Haris.

Korban yang sudah dalam keadaan mabuk kemudian dibawa oleh pelaku menuju sebua rumah di Kabupaten Maros.

Haris mengatakan, JN langsung keluar rumah mencari makan saat di Moncongloe. Sementara IL langsung memperkosa korban yang sudah tak sadarkan diri karena pelaku memang sudah merencanakan aksinya sejak awal.

“Kalau direncanakannya itu mulai diberikan minuman. Memang mau dikerjai pada saat diberikan minum itu, sudah berencana,” tutur Haris.

Dikatakan Haris, korban saat sadarkan diri mendapati IL sedang mengelap cairan sperma di tubuhnya. Korban lalu berteriak histeris.

Saat dibawa pulang ke rumahnya, korban langsung melaporkan kejadian pemerkosaan itu ke orang tuanya. Orang tua korban lantas melapor ke polisi.

“Korban merasakan kesakitan di kemaluan akhirnya melapor ke kami dan orang tuanya melaporkan juga ke kami sehingga dilakukan penangkapan,” pungkas Haris.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional17 Juli 2026 08:55
KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KPK menyatakan persoalan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby yang dilaporkan Menteri Keh...
Daerah16 Juli 2026 23:20
Nurkanaah Hadir Menguatkan Korban Kebakaran di Baranti, Serahkan Santunan Penuh Kepedulian
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana...
Metro16 Juli 2026 22:20
Paket 2 MYP Sulsel Terus Dikebut, Ruas Panciro–Batas Makassar Hampir Rampung
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pekerjaan Paket 2 Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juli...
Metro16 Juli 2026 21:21
Jelang TPA Residu Berlaku, DLH Makassar Genjot Edukasi, Data, dan Ekonomi Sirkular
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada mas...