Disuruh Menghadap, Yasonna Bilang Jokowi Tak Jelaskan Alasan Ia Dicopot sebagai Menkumham

Nhico
Nhico

Senin, 19 Agustus 2024 21:29

Yasonna Laoly.(F-INT)
Yasonna Laoly.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ketua DPP PDI Perjuangan Yasonna H Laoly menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengungkap alasan mencopotnya dari kursi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham).

Padahal, Yasonna dan para Menteri Kabinet Indonesia Maju akan lengser pada Oktober mendatang.

Yasonna mengaku, sebelum resmi dicopot ia telah dipanggil untuk menghadap Jokowi pada Minggu (18/8/2024).

“Eggak ada (penjelasan alasan dicopot). Saya juga enggak mau (nanya),” kata Yasonna saat ditemui awak media di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (19/8/2024).

pihaknya sudah menduga bakal dicopot dari kursi Menkumham. Oleh karena itu, Yasonna menyatakan lebih dari siap untuk di-reshuffle oleh Jokowi.

Posisi Yasonna kini diganti Supratman Andi Agtas, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Oktober 2026 22:24
Pemkab Pinrang Siapkan Nomor Darurat 112, Respons Cepat Bencana dan Kegawatdaruratan
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Pemerintah Kabupaten Pinrang mulai mematangkan persiapan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 untuk memud...
Metro09 Oktober 2026 21:21
Terima Komisi VII DPR RI, Andi Sudirman Perjuangkan Dukungan untuk 3 Juta UMKM Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan kerja dalam rangka kunjungan kerja reses Komis...
Metro09 Oktober 2026 20:24
Dari Makassar, 500+ Pemimpin Lintas Sektor Membahas Masa Depan Kepemimpinan Indonesia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Lebih dari 500 pemimpin dan profesional dari berbagai sektor berkumpul di Makassar Leadership Summit (MLS) 2026 di...
Metro09 Oktober 2026 19:27
Munafri Minta Dukungan Pusat Perkuat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan Kota Makassar kepada Komisi VII ...