Dorong Percepatan Perhutanan Sosial, Pemprov Susun Rencana Kerja Pokja

Nhico
Nhico

Sabtu, 09 April 2022 05:12

Dorong Percepatan Perhutanan Sosial, Pemprov Susun Rencana Kerja Pokja

Pedomanrakyat.com, Makassar – Program perhutanan sosial merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini sudah menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo sejak tahun 2018.

Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan, program perhutanan sosial ini juga bertujuan untuk meningkatkan tutupan lahan. Kelestarian hutan pun akan tetap terjaga.

Tim Pokja Provinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari berbagai unsur dan lembaga kemudian menggelar penyusunan rencana kerja yang digelar di hotel Remcy Makassar, Kamis, 7 April 2022.

Ketua Pokja Percepatan Perhutanan Sosial (PPS) Andi Parenrengi mengatakan program perhutanan sosial harus diimplementasikan dengan cepat. Hal tersebut sesuai dengan instruksi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

“Komposisi anggota Pokja PPS tahun ini cukup lengkap. Mari bekerja sama, saling bahu membahu untuk mensukseskan program perhutanan sosial di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Kata Parenrengi, perhutanan sosial merupakan sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau hutan hak/hutan adat yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat sebagai pelaku utama untuk meningkatkan kesejahteraannya, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya dalam bentuk Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Rakyat, Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan.

“Perhutanan sosial adalah salah satu kegiatan prioritas dalam pembangunan nasional, sebagai kebijakan afirmatif negara untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, dalam kontek distribusi pengelolaan kawasan hutan oleh masyarakat, yang sekaligus sebagai upaya untuk untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya hutan secara lestari dalam aspek ekonomi, sosial dan ekosistem,” kata Parenrengi.

Selain penyusunan rencana kerja, Pokja PPS juga meluncurkan soft launching sistem perhutanan sosial pada kesempatan tersebut.

“Kami ingatkan bahwa road map PPS ini memerlukan empat isu pendalaman dan pengkajian lebih lanjut. Diantaranya, kebijakan, data, fasilitasi dan peningkatan kapasitas. Kita harap semua divisi di pokja ini memperhatikan hal-hal tersebut,” jelasnya.

Sekadar diketahui, secara nasional, saat ini distribusi akses Perhutanan Sosial telah mencapai 4,73 Juta ha dan telah terbentuk 7.780 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Dalam rangka mendukung percepatan pemberian persetujuan areal perhutanan sosial dengan target seluas 12,7 juta hektare dan program pemerataan ekonomi dilakukan peningkatan kualitas usaha KUPS.

 Komentar

Berita Terbaru
International10 Oktober 2026 16:19
Gempa M7,6 Guncang Panama, Tsunami 3 Meter Ancam Wilayah Pesisir
Pedomanrakyat.com, Panama— Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,6 mengguncang Panama pada Sabtu (10/10/2026), memicu kepanikan warga dan peringatan tsu...
Nasional10 Oktober 2026 15:59
Houthi Gempur Arab Saudi, Kemlu Keluarkan Peringatan untuk WNI
Pedomanrakyat.com, Jakarta — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan menyus...
Nasional10 Oktober 2026 15:34
Kemenhut Fokus Pantau Hotspot Karhutla Kalimantan Tengah
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemantauan intensi...
Daerah10 Oktober 2026 15:09
Waspada Kabut Asap di Parepare, Pemkot Bagikan Masker-Edukasi Warga Lindungi Kesehatan
Pedomanrakyat.com, Parepare – Pemerintah Kota Parepare bergerak cepat mengantisipasi dampak kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah kota dalam ...