DP Klaim Pemkot Makassar Punya Banyak Uang, Gerak Sulsel Singgung Realisasi yang Minim

Nhico
Nhico

Rabu, 30 Oktober 2024 14:32

Danny Pomanto.
Danny Pomanto.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Calon Gubernur Sulsel nomor urut 01, Moh. Ramdhan Pomanto sesumbar mengaku, bahwa Pemkot Makassar memiliki banyak uang.

“Kota Makassar akan selesaikan, banyak uang kok,” kata Danny menjawab pertanyaan Andi Sudirman Sulaiman soal pengerjaan Jembatan Barombong dalam debat Pilgub Sulsel 2024, di Hotel Four Points, Makassar, Senin malam, 28 Oktober 2024.

Menanggapi hal itu, Sekum Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Sulsel (Gerak Sulsel) Hidayat Akbar mengatakan, bahwa Danny Pomanto dinilai keliru. Kota Makassar diketahui, selalu selalu menyisakan SILPA sangat besar.

“Tapi dalam perspektif pemerintahan, SILPA besar itu bukan kelebihan, tapi kekuarangan atau mis-manajemen. Ingat, uang pemerintah itu tidak dikelola seperti mengelola uang pribadi, yang makin banyak disimpan makin bagus. Justru uang pemerintah itu wajib dibelanjakan untuk sebesar-besarnya kebutuhan rakyat,” ungkap Hidayat.

Bahkan 3 tahun terakhir, realisasi belanja daerah di Pemkot Makassar selalu berada di bawah 90 persen. Jika dirunut, tahun 2021 sebesar 56,07 persen, kemudian tahun 2022 75,64 persen, dan tahun 2023 85,65 persen.

Berbanding terbalik dengan Pemprov, tiga tahun terakhir di era Andi Sudirman, realisasi belanja daerah terus berada di angka 90 persen ke atas. Tahun 2021 94,5 persen, tahun 2022 93,7 persen, dan tahun 2023 93,82 persen.

Mirisnya, realisasi belanja daerah Pemkot Makassar tahun 2021 sebesar 56,07 persen, padahal kala itu masih kondisi Covid-19.

“Coba kalau kita buka data realisasi belanja Pemkot Makassar tahun 2021, itu cuma 56 persen. Hampir bisa dipastikan sebagian besar hanya belanja pegawai. Padahal waktu itu masih covid-19, di mana masyarakat butuh intervensi pemerintah melalui program-programnya,” Tutur Hidayat.

“Makanya realisasi anggaran pemkot Makassar yang selalu di bawah 90% di era pak Danny itu suatu kelemahan. Sebab besarnya belanja pemerintah atau government expenditur itu mempengaruhi langsung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jadi keliru pasangan DIA itu yang merasa bangga dengan banyaknya uang negara yang mereka simpan,” bebernya.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi04 Mei 2026 21:29
CEO BYD Haka Auto Hariyadi Kaimuddin Berbagi Kunci Sukses di Graduation Super Mentorship IATI ITB
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Showroom BYD Haka Bintaro menjadi saksi antusiasme alumni dan mahasiswa Teknik Industri ITB dalam acara “Grad...
Metro04 Mei 2026 20:28
Pemkot-Kemensos Perkuat Sinergi, Makassar Siap Jadi Pilot Project Panti Sosial Bermutu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta dengan agenda strategis memperkuat sinergi p...
Politik04 Mei 2026 19:32
Bercadar, Andi Putriana Keliling Desa-Kecamatan di Selayar, Gaungkan Rumah Bersama PSI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bercadar namun aktif turun langsung ke lapangan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (P...
Daerah04 Mei 2026 18:30
Syaharuddin Alrif: Sekolah Harus Bersih, Pendidikan Adalah Kunci Perubahan Daerah
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya menanamkan karakter...