DPRD Dukung Pemkot Rebut Kembali Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga

Jennaroka
Jennaroka

Kamis, 25 Maret 2021 12:20

Anggota DPRD Makassar asal Partai Gerindra, Kasrudi.
Anggota DPRD Makassar asal Partai Gerindra, Kasrudi.

Pedoman Rakyat, Makassar – Sejumlah aset yang mulai diambil alih oleh pihak ketiga menjadi sorotan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Makassar. Seperti, Blok B Pasar Sentral, GMTD, dan Ruko di Jalan Urip Sumoharjo. Anggota DPRD Makassar, Kasrudi, menegaskan harus ada skala prioritas untuk menyelamatkan aset daerah tersebut.

Menurutnya, aset yang dikuasai pihak ketiga itu merupakan kelengahan dari Pemkot Makassar sebelum Danny Pomanto menjabat. “Ini kan kelengahan. Soal aset daerah itu sebenarnya bisa dikuasai dan dikelola sepenuhnya sama Pemkot. Makanya kita mendorong agar pihak Badan Pertanahan untuk segera membuatkan sertifikat,” kata Anggota Komisi A Bidang Hukum, Pemerintahan dan Aset DPRD Makassar itu.

Legislator dari Partai Gerindra itu juga mengungkapkan, bahwa hal ini sudah disampaikan pada monitoring evaluasi (Monev). DPRD kota Makassar mengaku siap menganggarkan untuk penyelamatan aset tersebut.

“Kalau pemkot butuh anggaran untuk pembuatan sertifikat, ya silakan datang ke kami. Nanti kita anggarkan. Ini juga sudah kami sampaikan di rapat monitoring evaluasi bersama Pertahanan beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Kendati demikian, Kasrudi mengakui anggaran yang dibutuhkan dalam pembuatan sertifikat ini dinilai cukup besar. Makanya, untuk mengoptimalkannya diperlukan skala prioritas.

“Makanya kita tidak bisa sekaligus buatkan semua sertifikatnya. Karena kan asetnya masih banyak ini. Itulah kita minta Pemkot untuk buat skala prioritas. Supaya kita bisa lihat, mana yang urgent, mana yang mendesak, mana yang harus segera diselamatkan,” jelas Kasrudi.

Diketahui bahwa peralihan aset ini terjadi di era pemerintahan sejumlah penjabat (Pj) Walikota. Sebelumnya Danny mengaku bakal melakukan evaluasi atas kinerja beberapa SKPD yang dinilai ceroboh.

“Kita sangat sayangkan ini. Indikasinya, jelas ada campur tangan orang dalam. Tidak mungkin orang luar bisa berbuat leluasa kalau tidak ada dukungan dari orang dalam,” ujar Danny belum lama ini.

Penulis : Wawan

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 September 2026 18:21
BBM-LPG Langka, DPRD Sulsel Desak Pertamina Buka Data Kuota dan Bongkar Jalur Distribusi
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Sulawesi Selatan mendatangi Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Rabu (9/...
Metro09 September 2026 17:25
Jalankan Arahan Wali Kota Appi, BPBD Makassar Perluas Distribusi Air Bersih hingga 157 Titik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui BPBD, terus memperluas operasi penanganan Tanggap Darurat Bencana (TDB) kekeringa...
Olahraga09 September 2026 16:22
Atlet Cricket Cedera di Tengah Persiapan Porprov, KONI Makassar Sigap Beri Penanganan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penanganan cepat terhadap atlet yang mengalami cedera saat menjalani latihan menjadi perhatian Komite Olahraga Nas...
Metro09 September 2026 15:42
Wali Kota Makassar dan KPK Bahas Penguatan Tata Kelola Program MBG
Pedomanrakyat.com, Makassar —Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut kedatangan jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berkunjung ...