DPRD Minta Status Lahan Proyek Koperasi Merah Putih di Pangkep Diperjelas

Nhico
Nhico

Rabu, 11 Maret 2026 10:53

DPRD Minta Status Lahan Proyek Koperasi Merah Putih di Pangkep Diperjelas

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), memicu konflik lahan antara warga dan pemerintah daerah. Proyek tersebut menjadi sorotan karena tetap dilanjutkan di tengah sengketa kepemilikan tanah.

Persoalan ini bahkan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan pada Selasa (10/3/2026).

Anggota DPRD Pangkep yang memimpin rapat, Lutfi Hanafi, menjelaskan lokasi pembangunan koperasi berada di sekitar area pasar yang sebelumnya merupakan bekas gedung KUD. Namun karena luas lahan tidak mencukupi, sebagian area pasar yang merupakan aset pemerintah daerah ikut dimanfaatkan.

“Lokasinya bersebelahan dengan pasar. Bekas gedung KUD digunakan, tetapi luasannya tidak cukup sehingga sebagian area pasar yang juga milik pemerintah daerah dimanfaatkan,” ujarnya.

Setelah pembangunan dimulai, muncul klaim dari warga yang menyebut sebagian lahan tersebut merupakan milik pribadi.

DPRD pun meminta pihak pertanahan turun langsung ke lokasi untuk memastikan status lahan.

Salah seorang warga, Saribulan, mengaku keberatan atas pembongkaran kios yang berdiri di atas tanah yang ia klaim sebagai miliknya.

“Kios memang dibangun pemerintah, tetapi tanahnya milik saya dan saya memiliki dokumen hak waris,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Pangkep, Asykur Abu Bakar, menyampaikan bahwa Bupati Pangkep telah menginstruksikan penghentian sementara pembangunan Koperasi Merah Putih di lokasi yang masih bermasalah dengan masyarakat.

Koordinator Kabupaten Koperasi Merah Putih Pangkep, Safri, menjelaskan anggaran pembangunan berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan disalurkan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Komando Distrik Militer 1421 Pangkajene dan Kepulauan yang disebut mengawasi pembangunan tersebut belum memberikan keterangan resmi.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi15 Oktober 2026 14:13
Makassar Siapkan Penampilan Terbaik di Sulsel Expo dan Culinary HUT ke-357 Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mematangkan berbagai persiapan untuk menyukseskan gelaran Sulsel Expo dan Culinary d...
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Metro15 Oktober 2026 07:14
Wawali Aliyah: Selamat atas Terpilihnya Andi Herfida Attas sebagai Ketua PPM Sulsel 2026-2031
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar sekaligus Ketua FKPPI Sulawesi Selatan, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pelantikan Pengurus ...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...