Erdogan Ngamuk, Turki Hentikan Semua Perdagangan dengan Israel: Kami Lakukan Hal Benar

Nhico
Nhico

Sabtu, 04 Mei 2024 12:40

Erdogan-Netanyahu.(F-INT)
Erdogan-Netanyahu.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Turki Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan buka suara mengenai pengambilan sikap menghentikan perdagangan dengan Israel karena konflik di Gaza.

Penghentian dagang diumumkan pada Kamis (2/5).

Hal tersebut menjadi indikasi memburuknya hubungan kedua negara setelah Turki membatasi perdagangan dengan Israel pada April 2024.

“Kami tidak mengejar permusuhan atau konflik di wilayah kami,” kata Erdogan pada Jumat (3/5) seperti diberitakan AFP. “Kami tidak ingin melihat konflik, darah atau air mata di wilayah kami.

“Sekarang kami tahu bahwa kami melakukan hal yang benar,” Erdogan menegaskan.

Ia mengatakan penghentian perdagangan yang mencakup semua produk menjadi cara Turki menekan Israel untuk segera melakukan gencatan senjata dan membuka akses lebih luas lagi bagi penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah21 Mei 2024 00:58
Kembalikan Formulir Pendaftaran ke PPP, Pasangan Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang Mantap Maju Pilkada Enrekang
Pedomanrakyat.com, Enrekang — Pasangan Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang bidik PPP di Pilkada Enrekang. Kedua tokoh ini menjadi yang pertama memprok...
Politik21 Mei 2024 00:15
Hasil Pleno NasDem: Tetapkan Pasangan Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang di Pilkada Enrekang
Pedomanrakyat.com, Enrekang – Partai NasDem Telah menetapkan pasangan Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang La Tinro sebagai pasangan Calon Bupa...
Politik21 Mei 2024 00:08
NasDem Sepakat Usung Arham Basmin-Rahmat ‘Kapten’ di Pilkada Luwu 2024: Kader Terbaik Partai!
Pedomanrakyat.com, Luwu – DPD Partai NasDem Kabupaten Luwu menggelar rapat pleno penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu yang akan diusung ...
International20 Mei 2024 23:01
Kasus Covid Singapura Menggila, Ini Varian yang Harus Diwaspadai
Pedomanrakyat.com, Singapura – Singapura kembali dilanda gelombang baru Covid-19. Otoritas terkait telah mencatat lebih dari 25.900 kasus pada awal ...