Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Esports Indonesia (ESI) Kota Makassar, Hasrul Kaharuddin, mengapresiasi langkah Ketua Umum KONI Kota Makassar, Ismail, yang memastikan seluruh kontingen Kota Makassar pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan 2026 mendapat perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan atlet yang akan membawa nama Kota Makassar di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu.
Program perlindungan tersebut merupakan hasil kerja sama KONI Kota Makassar dengan BPJS Ketenagakerjaan. Sebanyak 833 atlet telah didaftarkan sebagai peserta, bersama 40 pengurus, 25 staf, dan 45 koordinator cabang (Korcam). Perlindungan itu berlaku selama masa persiapan hingga pelaksanaan PORPROV Sulsel 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November di Kabupaten Bone dan Wajo.
Baca Juga :
“Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa. Saya melihat Ketua KONI Makassar benar-benar menunjukkan komitmennya bahwa pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan atlet menjadi prioritas utama. Atlet bisa berlatih dan bertanding dengan lebih tenang karena mendapatkan perlindungan yang memadai,” kata Hasrul Kaharuddin yang akrab disapa Arul, Kamis (6/8/2026).
Menurut Arul, kebijakan tersebut layak menjadi contoh bagi organisasi olahraga di daerah lain karena menempatkan perlindungan atlet sebagai bagian penting dari proses pembinaan.
“Ini patut dicontoh. Keselamatan atlet adalah yang paling utama. Prestasi tentu penting, tetapi perlindungan terhadap atlet harus menjadi perhatian sejak proses persiapan hingga pertandingan selesai. Langkah KONI Makassar ini menunjukkan bahwa atlet benar-benar dihargai dan diperhatikan kesejahteraannya,” ujarnya.
Ia meyakini seluruh cabang olahraga di bawah naungan KONI Makassar turut mendukung kebijakan tersebut karena memberikan rasa aman kepada atlet, pelatih, dan ofisial selama menjalani persiapan menuju PORPROV.
“Saya sangat mengapresiasi kebijakan ini dan saya yakin seluruh cabang olahraga juga memberikan apresiasi yang sama. Ini menjadi bukti bahwa KONI Makassar hadir memberikan rasa aman kepada atlet, pelatih, dan seluruh kontingen sehingga mereka bisa fokus mempersiapkan diri untuk meraih prestasi terbaik pada PORPROV Sulsel 2026,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Kota Makassar, Ismail, menegaskan seluruh atlet yang memperkuat Kota Makassar di PORPROV telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk tanggung jawab organisasi terhadap keselamatan kontingen.
“Seluruh atlet PORPROV KONI Kota Makassar telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memberikan perlindungan kepada seluruh kontingen yang akan membawa nama baik Kota Makassar di ajang PORPROV 2026,” ujar Ismail.
Ia menjelaskan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan berlangsung selama empat bulan dan mencakup seluruh rangkaian kegiatan hingga berakhirnya PORPROV Sulsel 2026.
Menurut Ismail, jaminan perlindungan sosial tersebut diharapkan membuat atlet dan ofisial lebih fokus menjalani latihan maupun pertandingan tanpa dibayangi risiko yang mungkin terjadi.
“Kami berharap para atlet dapat bertanding dengan tenang, percaya diri, dan memberikan kemampuan terbaiknya. Semoga seluruh kontingen Makassar mampu meraih prestasi maksimal serta mengharumkan nama daerah,” katanya.
Ismail juga mengapresiasi sinergi BPJS Ketenagakerjaan yang telah mendukung perlindungan bagi seluruh kontingen Kota Makassar.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan, perlindungan, dan kesejahteraan atlet.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut pada berbagai agenda olahraga berikutnya sehingga para atlet semakin terlindungi dalam menjalankan tugas membawa nama daerah,” tutupnya.

Komentar