Pedomanrakyat.com, Makassar – Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Sulawesi Selatan turut hadir dalam aksi damai yang digelar di depan monumen mandala, Jalan Jendral Sudirman, Kamis (16/4/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai melukai rasa keadilan kader.
Anggota Fraksi NasDem DPRD Sulsel, Mahmud, menegaskan bahwa kehadiran kader dalam aksi tersebut bukan untuk menciptakan kegaduhan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap marwah dan etika dalam ruang publik.
Baca Juga :
“Kami hadir bukan untuk marah tanpa arah, tetapi untuk menjaga martabat dan mengingatkan bahwa demokrasi harus tetap berjalan dengan etika,” ujar Mahmud.
Menurutnya, kebebasan pers merupakan pilar penting dalam demokrasi yang harus dihormati dan dijaga bersama.
Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kritik itu bagian dari demokrasi dan kami tidak anti terhadap itu. Tapi ketika kritik berubah menjadi sesuatu yang merendahkan, tentu masyarakat berhak menyampaikan sikap,” jelasnya.
Mahmud menilai, polemik yang muncul bukan semata soal pemberitaan, melainkan menyangkut batas antara kebebasan berekspresi dan penghormatan terhadap martabat seseorang di ruang publik.
Meski demikian, ia mengapresiasi adanya permintaan maaf dari pihak terkait sebagai bentuk itikad baik. Namun, menurutnya, hal tersebut perlu diikuti dengan upaya menjaga kualitas dan etika dalam praktik jurnalistik ke depan.
“Aksi ini bukan untuk menyerang siapa pun. Ini adalah aksi damai, aksi bermartabat, dan bagian dari upaya kita menjaga ruang publik tetap sehat,” tambahnya.
Mahmud juga mengajak seluruh kader untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menjadikan momentum ini sebagai penguatan nilai-nilai kedewasaan dalam berdemokrasi.
“Kita ingin menunjukkan bahwa kita bisa bersikap tegas tanpa kehilangan adab. Menyampaikan pendapat tanpa menciptakan kekacauan,” tegasnya.
Melalui aksi ini, Fraksi NasDem Sulsel berharap pesan tentang pentingnya etika, tanggung jawab, dan penghormatan dalam demokrasi dapat terus dijaga bersama oleh seluruh elemen bangsa.

Komentar