Gegara HP Hilang, Keponakan Tebas Leher Paman Hingga Nyaris Putus

Nhico
Nhico

Senin, 25 April 2022 12:56

Ilustrasi Mayat.(F-INT)
Ilustrasi Mayat.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Lebong – Pria paruh baya bernama Hermansyah alias Taen (55) dibunuh di teras rumahnya dengan cara mengerikan, kepala korban sampai terputus.

Adapun pembunuh sadis tersebut ialah AG (23), yang ternyata adalah keponakan korban.

Kapolres Lebong AKBP Awilzan menjelaskan motif pelaku tega menebas leher pamannya sendiri hanya gegara ponsel miliknya hilang.

Secara tidak langsung pelaku tersebut menuduh jika ponselnya yang hilang itu telah dicuri korban. “Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga menuduh pamannya mencuri ponsel yang hilang. Kemudian terjadilah cekcok mulut di antara mereka,” jelas Awilzan.

Saat cekcok, pelaku lantas mengambil sebilah parang dan langsung menebas leher korban yang sedang duduk di teras rumah. Tim Sat Reskrim Polres Lebong, kata Awilzan, langsung bergerak ke TKP setelah mendapat informasi dari warga.

Pelaku, tambah Awilzan, sudah diamankan bersama barang bukti (BB).

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional25 Agustus 2026 21:30
Tegas! Kemenhut Jatuhkan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla, Ini Daftarnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan H...
Metro25 Agustus 2026 20:28
Kepala BKN-Wagub Sulsel dan Wali Kota Makassar Riding Vespa-Tanam Tebuya di CPI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kehadiran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, di Kota Makassar turut dimanfaatkan untuk m...
Metro25 Agustus 2026 19:26
DLH Makassar Tambah 30 Motor dan 10 Armroll, Serta Siapkan Puluhan Mesin Pengolah Sampah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat fasilitas pengelolaan persampahan dengan memastikan dukungan sarana dan...
Metro25 Agustus 2026 18:33
Wali Kota Makassar Serukan Camat Dan Lurah Sepakati Waktu Buang dan Angkut Sampah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengultimatum seluruh camat untuk memastikan validitas data penerima progra...