Gempa Dahsyat Guncang Tibet, Puluhan Orang Meninggal Dunia

Nhico
Nhico

Rabu, 08 Januari 2025 15:35

Ilustrasi gempa.(F-INT)
Ilustrasi gempa.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, China – Sedikitnya 53 orang dilaporkan tewas dan 62 lainnya luka-luka setelah gempa bumi mengguncang wilayah pegunungan Tibet di China pada Selasa (07/01), lapor media pemerintah China.

Gempa yang terjadi pada Selasa (07/01) sekitar pukul 09.00 waktu setempat tersebut dilaporkan menyebabkan getaran “nyata” dan mengakibatkan kerusakan pada lebih dari 1.000 rumah.

Unggahan yang beredar di media sosial menunjukkan bangunan-bangunan runtuh dan terjadi sejumlah gempa susulan yang kuat.

Media pemerintah China melaporkan gempa tersebut berkekuatan 6,8 skala Richter (SR), namun data Survei Geologi AS mencatat gempa tersebut berkekuatan 7,1 SR dengan kedalaman 10 kilometer.

Lembaga ini juga melaporkan serangkaian gempa susulan di wilayah episentrum gempa.

Getaran juga terasa di negara tetangga Nepal dan beberapa wilayah di India.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Oktober 2026 23:23
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Syaharuddin Alrif Bawa Pertumbuhan Ekonomi Sidrap ke Peringkat Pertama
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan strategi menjaga keberlanjutan pembangunan daerah ...
Metro16 Oktober 2026 22:22
Sidak Puskesmas Jongaya, Wali Kota Makassar Appi Temukan Lingkungan yang Jorok-Kumuh
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di tengah kabut asap yang berpotensi memicu peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Wali Kota Ma...
Politik16 Oktober 2026 21:25
Bimtek Fraksi Golkar, Legislator Indonesia Timur Diminta Siapkan Strategi Konkret Hadapi Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Partai Golkar mulai mematangkan strategi pemenangan menuju Pemilu 2029 dengan memperkuat kapasitas anggota fraksi ...
Metro16 Oktober 2026 20:20
Pasar Murah Sulsel Expo: Belanja Rp100 Ribu Dapat Voucher Potongan Rp50 Ribu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan program voucher belanja bersubsidi dalam kegiatan Pasar Murah Su...